Tuesday, February 3, 2015

pengumuman...

Judulnya pengumuman, tapi kayaknya gak ada yg baca.. hehe.. i just want to say that currently i am moving this blog to another blog.. kalo ada yg masih berkenan silakan dikunjungi, walaupun cuma satu postinga, hehe.. sayang sama blog ini tapi kayaknya uda gak jamannya alay deh.. (sebenernya masih alay banget).. okay, see you there pals..

Betewe masih bingung sebenernya, blog barunya bagusan aku kasi tittle "side effect" apa "vedalogy"? Atau ada opsi lain?? 

Ini link-nya: 

Monday, April 15, 2013

Pembuktian Sinyal di Blackberry

Dalam lima tahun terakhir makin banyak orang yang bernomor ganda. Maksudnya punya 2 nomor hp atau lebih. Sebenarnya saya heran, apa yang sebenarnya mendorong teman-teman berbodong-bodong (ehm, iya.. sengaja nggak ngetik “n” kok) memelihara 2 nomor hp beda provider.

“Biar bisa dapat semua promo-promo murahnya, ada yang gratis ke sesama juga!” --  si hemat

“Soalnya kalo di rumah sinyal kartu A ngilang, di kampus sinyal kartu B yang lenyap! Jadi pake keduanya deh.” -- si cermat

“Soalnya aku ada 2 hape: BB dan iPhone. Jadi sayang kalo nggak dipakai keduanya” --  si kaya

Rata-rata yang saya tanya alasannya menjawab demikian. Bahkan ada juga yang menjawab:
“Kalo yang ini (nunjuk Blackberry), karena paketnya murah. Kalo yang ini (nunjuk hp Samsung), buat telpon-telpon pacar karena pacarnya pake kartu yang sama. Kalo yang ini (nunjuk hp nokia berlayar hitam-putih jadul) buat… (senyum-senyum penuh makna)”

Dari fenomena tersebut saya menyimpulkan bahwa menggunakan 2 kartu atau lebih adalah sebuah tren baru! Suatu tanda strata kegaulan masa kini. Yang sering dibilang “lagi IN”!

Dan sebagai anak gaul nan kepo sejati, apa saya akan tinggal diam melihat trend ini lewat begitu saja tanpa andil di dalamnya? Tentu saja, IYA! Saya kapok ikut-ikutan. Gara-gara ingin tetap stay in touch dengan teman-teman semasa SMA yang pake provider lain, saya menduakan nomor simPATI yang telah saya pakai sejak SMP. Dan nomor simPATI cantik itu…..HANGUS. *mewek

Singkat cerita, setelah mengalami begitu banyak cobaan gonta-ganti hp dan provider, saya akhirnya menggunakan blackberry karena teman-teman  juga menggunakannya (tetep ikut-ikutan). Tapi saya sadar kalau smartphone itu harus juga make smart SIM card untuk memanfaatkan ke’pintar’annya secara maksimal.  Tapi kembali lagi, kalau mau kualitas oke, harga juga “oke”. Mengingat status ‘anak kos’, pemilihan paket BB tu pusyiiiiiiiing setengah hidup. Dan setelah bertanya sana-sini, saya kembali ke haribaan: menggunakan paket Blackberry dari simPATI. Biar murah tapi bisa browsing, saya pilih yang Sosialita.

Tapi masalah klasik : perpendingan BBM, tetap terjadi. Dan hanya terjadi sama pacar yang pakai provider lain. (-.-) Berikut reka ulang kejadiannya:



Setelah berbulan-bulan menahan gejolak perpendingan yang biasanya berlangsung hingga 10 menit, saya pun mengalah untuk mengganti kartu sesuai provider pacar. Tapi kartu simPATI kedua yang nomornya lumayan cantik ini saya pelihara di hape nggak-smart biar nggak hangus.



Karena kesal BBM yang sudah saya kirim sejak lama tak kunjung berbalas (apalagi dibales, lowong nyampe aja kagak), ditambah recent update yang nggak apdet-apdet, apalagi timeline twitter tumben nggak berkicau, saya pun dengan gemas membanting BB (ke kasur). Saya telepon tuh si empunya saran saking betenya…

“Haloo”, terdengar suara berat si pacar.

“Bete!!! Udah ganti kartu nih kayak katamu! Tapi mana?! Aku BBM kamu tapi nggak nyampe-nyampe! Recent update juga nggak ada! Twitter juga nggak update! ”, sosor aja dah.

“Halo, sabar… ini udah ganti?”

“Iya udaaaaaaahhhh…. Aku juga udah BBM juga, tapi nggak nyampe…”

“Hoo gitu… Kasian juga kamu… Ya udah, pake dah lagi simPATI-nya.”

“Gampang kali bilang! Kan aku rugi ya uda beli paket ini! Trus sekarang beli paket simPATI lagi… berapa duit?!”, protesku.

“Yaudah,  bulan depan aja dah balik ke simPATI lagi.. sabar na.. sekarang sms-an aja dulu.”, well, solusi yang paling bijak kayaknya.

Tapi karena nggak sabar nunggu bulan depan, akhirnya seminggu kemudian saya kembali beredar di kancah per-BB-an dengan menggunakan simPATI (kapok).


Well, that's our love story to simPATI, terima kasih simPATI karena sudah jadi soulmate yang tepat untuk BB butut saya serta karena HaK (Hasrat Kepo) saya terpenuhi dengan lantjar djaja..

Everything at Once 2013

Monday, March 11, 2013

BeBo and Me

Dalam 10 tahun terakhir perkembangan gadget terjadi sangat pesat. Semua perusahaan sepertinya berlomba-lomba menyajikan dan menghasilkan produk dengan teknologi mutakhir dan tampilan yang futuristic. Mulai dari perusahaan besar seperti Apple, Blackberry, Nokia, Samsung sampai produsen-produsen gadget “abal-abal” dengan harga miring pun mulai menguatkan diri dengan produk smartphone hingga tabletnya. Fungsinya lebih kurang mirip: memfasilitasi manusia sebagai makhluk sosial serta memenuhi hasrat untuk eksis, kepo, dan gaya.

Dari sekian banyak produsen, yang paling sukses memasyarakat di teman-teman kuliah saya adalah Blackberry.

Kenapa saya bilang paling sukses, karena eh karena dari sekitar 170-an teman seangkatan, 147-nya sudah menggunakan smartphone ini! Dan fenomena alam tersebut tercapai hanya dalam waktu 3 tahun!

Ngomong-ngomong soal blackberry, saya akhirnya memutuskan untuk menjadi salah satu penggunanya pada lebih dari 2 tahun yang lalu. Waktu itu sih niatnya cuma ikut-ikutan pacar. Katanya,”Soalnya banyak info-info tu nyebarnya via BB, jadi biar nggak ketinggalan, harus punya!”. Siiiip dah, bos!!!

Bermodalkan duit 1,5 juta rupiah, saya akhirnya membeli blackberry curve 3G yang waktu itu baru saja keluar.  Dan karena uang yang saya bawa hanya cukup untuk membeli case dan chargernya saja, jadilah saya menggunakan modal saya yang lain: pacar. Yup, separuh BB saya adalah hasil utang yang sampai sekarang belum saya lunasi, mumpung yang diutangin nggak nagih-nagih ampe sekarang… Karena separuh aku, dirimu. Separuh BB-ku juga kamu yang bayar… *kedip*


tampilan BB curve 3G, kalo si Bebo (nama BB saya) sih sudah ancur *hiks

Banyak sekali manfaat yang didapat setelah menggunakan smartphone ini, di antaranya:

1.    Buat gaya.
Jaman dulu, harga BB yang lumayan dan paketnya yang aduhai banyak menguras pulsa (bagi anak kos sekelas saya) menjadi gengsi tersendiri. Bukannya sombong, tapi begitu mengeluarkan BB di khalayak umum (biarpun cuma curve), saaatt… level harga diri meningkat 1 tingkat, padahal sebenarnya sih  nggak ada yang memperhatikan, hehe... Jadi, biar kate ini BB ngutang, trus buat mengaktifkan BIS-nya saya harus mengencangkan ikat pinggang, nggak jadi soal! Yang penting PeDe…

2.    Eksis di jejaring social
Dulu untuk apdet facebook dan twitter saya harus keluar-masuk warnet, atau kalo masih “kaya” (baca: awal bulan) saya harus mengisi pulsa modem. Tapi berkat BB dan provider dengan paket BIS murah yang meng-cover sampai jejaring social, saya tetap bisa memenuhi KUE (Keinginan untuk eksis)  dengan biaya murah, kapan saja dan di mana saja..

3.    Go Green
Yap, dengan adanya BB kita bisa turut serta mengurangi penggunaan kertas, terutama dalam hal nyebar undangan, entah itu undangan ulang tahun, potong gigi, maupun pernikahan, semuanya bisa disebar via BBM atau grup. Tinggal aplod detail acara dan foto denahnya. Voila! Undangan tersebar ke seluruh angkatan! Makan-makan grateeeezzz… \(^.^)/

4.    Sukses Ujian
Ini bukan sukses dalam bagi-bagi jawaban saat ujian lho, tapi dengan adanya BB, koordinasi dalam rangka menyusun strategi lulus ujian satu angkatan dapat berjalan dengan baik dan lantjar djaja! Baru-baru ini kami menghadapi ujian kompetensi nasional dalam rangka meraih Surat Tanda Registrasi. Jadi demi itu kami membuat kelompok belajar bersama ala-ala jaman SD dulu. Ketua-ketua kelompok kemudian berkoordinasi dalam grup untuk menyebarkan informasi terapdet mengenai strategi ujian. Beritanya pun sangat berguna, misalnya:
“Ada fotokopi soal try out bimbingan belajar PASTI LULUS yang sudah disebar di 3 tempat: fotokopi A, B, C. 3 paket, harga Rp xxx, password ke mas-masnya : ZION”
Dan puji Tuhan 90% teman-teman seangkatan kami lulus ujian ini..

5.    Memenuhi HAK
Iya, dengan update status BBM, saya bisa memenuhi HAK(HAsrat Kepo)! Menderita penyakit kepo kronis akibat kurang kerjaan (menganggur sambil nunggu STR) kadang-kadang menyiksa juga. Jadi BB sudah bisa memfasilitasi saya dalam memenuhi HAK untuk mengetahui apdet-apdet kegiatan teman-teman selama waktu “libur” panjang ini.. apalagi dengan sinyal 3G simPATI yang handal, apdet apa-apa dari temen, nyampe dengan cepat, dan nggak kepo lagi..

Begitu banyak hal yang telah dipermudah dengan adanya Blackberry. Untuk itu, tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada produsennya, pada orang yang saya utangin tanpa bunga dan bahkan nggak protes belum dibalikin sampai sekarang, serta pada provider yang telah menyediakan paket yang ramah kantong dan ramah sinyal (^^,)..

Everything at Once

Wednesday, January 2, 2013

dilema

just a quick post tentang dilema yang saya alami akhir-akhir ini. Selain nggak punya ide menulis, saya juga bosan dengan kandang keboo ini. Dan saya berpikir untuk membuat blog baru dengan nama saya sebagai alamatnya dan konsep yang lebih personal, bukan cuma lucu-lucuan, hehe... emang dasar masih labil nih gue.. tapi kalo saya hapus blog ini, sayang sama postingan yang selama ini menjadi jerih payah nguras otak dan menahan ketidaktahu malu an saya ini.. hiks... ada saran?


Everything at Once

Wednesday, December 5, 2012

Aku Peduli

“Data baru menyatakan bahwa tingkat emisi karbon dioksida secara global pada tahun 2012 mencapai 35,6 milyar ton, meningkat 2,6% dari tahun 2011, dan meningkat 58% dari tahun 1990.”

 

ilustrasi dari sini

35,6 milyar ton = 35,6 triliun kg = 35.600.000.000.000 kg!!!
wooww…. Itu angka nol banyak bener! Kalau itu beras, berapa tahun kita bisa swasembada beras?! Sayangnya itu bukan beras, tapi gas yang berefek buruk pada bumi.

*****

Go Green bukan merupakan suatu kampanye yang baru lagi. Konsep reduce, reuse, dan recycle sendiri adalah 3 hal sederhana yang telah lama diperkenalkan. Namun, tiga hal yang sederhana itulah yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan bumi dari efek rumah kaca, dari pemanasan global yang mengikutinya. Terasa kan, kalau siang hari makin panas dan sumuk bila dibandingkan beberapa tahun yang lalu? Inilah dampak yang paling ditakutkan yakni perubahan iklim. Bukan tidak mungkin kalau daerah beriklim kutub berubah menjadi iklim continental, subtropis menjadi tropis. Bila sudah begitu, Indonesia yang beriklim tropis jadi beriklim apa? Gurun?

Manusialah yang sebenarnya paling bertanggung jawab atas perburukan efek rumah kaca yang terjadi, karena manusia melalui aktifitasnya telah menyumbangkan emisi karbon kepada bumi secara signifikan. Sehingga kitalah yang harusnya berkontribusi menyelamatkan planet tercinta ini. Iya, dimulai dari diri sendiri, dari hal-hal kecil dan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Karena kalau bukan di bumi, di mana lagi kita dan anak-cucu kita bisa tinggal? (di hatimuuuu…. *alayers tereak*)

Berangkat dari itu semua, saya berkeinginan untuk turut serta menyelamatkan bumi. Tapi bagaimana caranya? Apalagi saya hanya sendiri dengan modal yang sangat terbatas. Untuk ikut komunitas yang beriuran rasanya berat, untuk makan di kos saja susah. Miris memang. Maka dari itu, saya kembali melirik prinsip reduce, reuse, dan recycle. Mulai dari diri sendiri di rumah dengan langkah kecil, sederhana, dan mudah.
ilustrasi dari sini
 REDUCE (Mengurangi penggunaan…)

Plastik

Ini mudah saja, misalnya saat berbelanja di warung atau toko, saya menolak tawaran kantong plastik dari pedagang karena sudah membawa tas sendiri, atau saat lupa bawa tas, saya sering memasukkan belanjaan ke dalam kantong pakaian dan kedua tangan. Bagaimanapun caranya, belanjaan harus muat dan selamat sampai kos, hehe.. Mungkin beberapa pedagang akan heran, tapi kebiasaan inilah yang membuat beberapa pedagang hafal dengan saya yang kadang memberikan diskon atau lauk ekstra. *wink* Selain itu, membawa botol minum sendiri juga mudah dan aplikatif, asal ingat dibawa setelah diisi dan dicuci setelah digunakan.

kendaraan bermotor

untuk bepergian pada jarak tertentu yang sebenarnya hanya perlu berjalan kaki 5 menit kebanyakan orang akan mengendarai sepeda motornya, tapi saya akan berusaha berjalan kaki walaupun hari hujan. Bila panas membara, saya akan menunda keperluan perjalanan hingga sore hari. Selain karena menghemat energi, di mana-mana ada tukang parkir yang siap nodong biaya parkir. Jadi sudah sehat dan hemat BBM, saya juga hemat recehan. *wink*

listrik

mematikan lampu dan elektronik yang sudah tidak digunakan adalah tindakan paling mudah yang dapat dilakukan. Selain itu, jeli sebelum membeli alat elektronik juga cukup penting. Misalnya saat membeli lampu, pilihlah lampu dengan lumen per watt yang tinggi (lpw), karena ini berarti bahwa lampu ini memiliki efisiensi yang tinggi. Dan biasanya lampu neon hemat energy (compact fluoresce lamp/CFL) memiliki lpw yang lebih tinggi dibanding lampu bohlam. Walaupun lebih mahal, lampu neon lebih hemat dalam hal konsumsi listrik dan 10 kali lebih awet, lho!

ilustrasi dari sini

Dalam memilih kulkas, sebaiknya dipilih yang letak freezernya di atas, bukan di samping karena lebih hemat energi hingga 7-13%. Untuk mesin cuci, dikatakan bahwa mesin cuci front door (pintu depan) lebih hemat air dan listrik dibandingkan dengan mesin cuci pintu atas. Namun akan lebih hemat lagi bila cucian ditumpuk hingga cukup banyak baru dicuci. Pakaian yang tidak terlalu kotor sebaiknya dicuci tangan saja, karena beberapa pakaian cenderung rusak bila dicuci mesin. Menggunakan pelembut sekali bilas juga sering saya pilih, selain hemat air juga hemat tenaga untuk mengucek dan memeras cucian.

Selain pemilihan alat elektronik, pemeliharaan juga perlu diperhatikan lho: AC, mesin cuci, dan kulkas akan lebih efisien bila kebersihannya terjaga. Elektronik yang telah berumur lebih dari 10 tahun juga sebaiknya diganti, karena elektronik modern biasanya lebih hemat dan ramah lingkungan. Dan entah orang tua berpikiran sama atau bosan melihat elektronik yang itu-itu aja sejak satu dekade lebih, beberapa waktu lalu elektronik tua di rumah diganti baru. Hohoho…

REUSE (Menggunakan Kembali)

Bagian belakang kertas bekas biasanya masih kosong, jadi sejak SD saya potong, susun ulang lalu tinggal beri cover dan jepretan yang cukup kuat dan dihias manis sesuka kita. Jadilah orak-orek eksklusif atau to-do list yang unik. Selain kertas, kaleng atau tempat cemilan(misalnya tabung Pringles) saya gunakan kembali sebagai celengan.  Dan kadang beberapa orang tertipu. :D

RECYCLE (Mendaur Ulang)

Pada tahap ini tidak banyak yang bisa saya lakukan, selain karena memang diperlukan kreatifitas dan keterampilan yang tinggi, saya juga termasuk pemalas yang ingin segalanya dilakukan secara praktis. Tapi ini bukan berarti saya tidak bisa melakukan apa-apa. Pembuangan sampah secara terpilah merupakan cara praktis membantu langkah recycle.  Namun sistem pembuangan sampah terpilah di Bali belum dapat berjalan secara efektif.

Sampah plastik khusunya botol sangat mudah untuk dikumpulkan pemulung. Namun sampah kertas, apalagi yang hanya selembar-dua lembar,  dengan tidak ragu dibejek dan dibuang begitu saja di tong sampah, sehingga berakhir sebagai produk tak teridentifikasi yang sama saja seperti sampah organik lainnya. Maka dari itu, saya “menggagas” pemilahan sampah kertas pribadi.

 Jadi, terdapat sebuah plastik atau dus besar tempat saya akan menaruh sampah kertas bekas seberapapun sedikitnya kertas itu, termasuk kitir belanja dan robekan surat cinta. Hehe.. Dan setelah dikumpulkan beberapa lama, biasanya baru terasa bahwa sebenarnya kita membuang banyak sekali kertas bekas meskipun tiap kali hanya membuang kertas yang tak sampai selembar kertas A5 besarnya. Setelah terkumpul cukup banyak baru biasanya saya loak sendiri atau berikan cuma-cuma ke pemulung beruntung.
ampe kertas undangan juga ditampung ^.^v

Selain itu salah satu distributor produk perawatan kulit juga menawarkan 5 poin utuk tiap 3 kemasan kosong yang dikembalikan, sehingga saya rajin mengumpulkan kemasannya yang kemudian saya bisa tukarkan dengan beberapa poin.

Itu sekilas “peran” saya dalam ikut serta menjadi manusia berbakti pada bumi. Jadi selain membantu menyelamatkan bumi, kita juga bisa menekan pengeluaran dan mendapat keuntungan..

Live wisely, and love earth.
Go Green!
Everything at Once

Friday, November 30, 2012

SUV ideal

“Kamu pasti nggak tau kalo mobil tu ada yang namanya ‘sport car’, ‘SUV’, ‘wagon’, ‘van’, ….”

“iyaaa, cuma tau carry, pick up, ma sedan doang”

“Ini yang barusan lewat namanya SUV, kepanjangannya Sport Utility Vehicle, jadi dia tu bisa blablabla…”

Agak males sebenarnya dengerin jenis mobil kalo lagi ngobrol sama pacar, selain karena wawasan mengenai mobil sangat sempit, saya juga nggak bisa nyetir, hehe… iya, gueh belon bisa nyetir. Bedain yang mana pedal rem, kopling,  dan gas aja nggak bisa. Pernah belajar beberapa hari bareng bapak, tapi nggak tahan sama stress yang harus dihadapi di jalan. Kapan mesti nginjek kopling setengah, kapan mesti ngegas kalo tiba-tiba harus berhenti di jalan menanjak. Belum lagi tata cara pindah persneling, boro-boro mindahin persneling, mencari feel keseimbangan yang smooth antara kopling dan gas aja bingung (=.=”).

Aniwey, karena kesetresan dalam tata-cara-mengemudi-mobil-manual-yang-baik-dan-benar, saya pernah berpikir untuk (nantinya, kalo udah bisa) menggunakan mobil matic. Selain katanya nggak ribet injek-injek kopling, persnellingnya juga (katanya) lebih sederhana. Tapi dilemma muncul,

“Matic?! Ntar nggak kuat di tanjakan lho… malah nganceng (stuck) ntar kamu, blablabla…”, tantang ibu.

Maka dari itu diputuskan bahwa latihan mengemudi ditunda dulu sampai batas waktu yang belum ditentukan. (=.=”)

Kok jadi curhat yak?!

Menyambung obrolan bersama pacar mengenai mobil, salah satu jenis mobil idamannya (selain sport car tentunya =.=”) adalah SUV. Selain karena ketangguhan dalam menghadapi segala medan, spesifikasinya juga termasuk desain dan detail yang terlihat kokoh dan gagah. Mungkin terdengar ikut-ikutan, tapi saya pribadi juga suka mandangin, melototin, sampai ngiler kalo ada  mobil dengan kesan maskulin lewat (bukan, bukan truck atau pick up). Dan akan bergumam “wow..” (iyah, gueh mesti bilang ‘WOW”) kalo ternyata yang nyetir adalah perempuan.

Daihatsu pun sepertinya sehati dengan saya, buktinya produsen mobil ini mengeluarkan Terios, mini SUV yang menjawab kebutuhan wanita-penyuka-mobil-gagah-tapi-nggak-bisa-nyetir, aka saya. Betapa tidak, dengan spesifikasi dan fitur SUV yang mantap, mobil ini juga ukurannya pas untuk jalan perkotaan Bali yang kecil dan macet. Selain itu terdapat versi automatic (matic) yang performanya tidak kalah dengan manual. Bisa jadi solusi segala dilemma yang dihadapi oleh wanita-penyuka-mobil-gagah-tapi-nggak-bisa-nyetir yang saya yakin bukan cuma saya, serta orang-orang di luar sana yang menyukai petualangan.

petani kopi Gayo
Denger punya denger, dalam rangka mengkampanyekan: “Daihatsu Terios, Sahabat Petualang”, dilakukanlah Petualangan Terios 7-Wonders yang dimulai 10 – 24 Oktober 2012 yang menempuh jarak sekitar 3.300km. Tim petualang terdiri dari 10 orang dengan tiga unit Daihatsu Terios TX-AT (2 unit) dan Terios MT (1 unit). Misi utama petualangan ini adalah untuk menggugah mata dunia akan kekayaan alam Indonesia khususnya pulau Sumatera. Dan perjalanan ini merupakan suatu bentuk uji performa Daihatsu Terios dengan beragam medan jalan yang memang merupakan spesifikasi Daihatsu Terios sebagai SUV sejati.

Perjalanan dimulai dari Lampung hingga hingga titik nol kilometer di Sabang. Dan terdapat tujuh spot produsen kopi yang menjadi bagian dari eksplorasi kekayaan alam dan budaya Indonesia selama perjalanan, yaitu Liwa (Lampung), Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Curup –Kepahiang, Mandailing Natal dan Takengon. Selain merangkum semua keindahan alam, juga terdapat aktivitas CSR dengan meberikan bantuan kepada Posyandu binaan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) di wilayah Bengkulu dan Medan.

Sepanjang perjalanan, Sumatera menyuguhkan keindahan alam (Danau Ranau, Gunung Seminung, hingga Pantai Panjang), sejarah bangsa (kota tertua: Kota Lahat, rumah Ibu Fatmawati, rumah pengasingan Soekarno hingga museum PLTD Kapal Apung) serta sejarah kopi (perkebunan kopi pertama oleh Belanda), dan tentunya menyuguhkan banyak sekali jenis kopi yang nikmat. Ternyata selain kopi arabika dan robusta standar serta kopi luwak, ada juga yang namanya kopi Gayo Blendeed, kopi beraroma pinang, dan ginseng! Jenis luwak yang bersimbiosis dengan produsen kopi serta cara pengolahan biji kopi pun beragam antar wilayah, dan  inilah yang menyebabkan terdapatnya perbedaan antara cita rasa kopi dari daerah A dengan kopi daerah B, C, D, dan seterusnya. Dan yang membanggakan lagi, kopi Sumatera ini digemari penikmat kopi dari manca negara.
Daihatsu Terios
Membaca jurnal sahabat petualang yang dirangkum dalam blog 7-wonders, saya bisa membayangkan betapa “kerasnya” medan yang harus ditempuh. Mulai dari trek pegunungan yang didominasi tanjakan, jalanan berkelok-kelok dengan tikungan tajam, trek light off road, jalanan tanah berbatu nan becek (nggak ada ojyek), hingga jalan lurus lempeng yang sepi namun berbahaya, kesemuanya berhasil diatasi mini SUV ini.

Dan walaupun telah mengalami petualangan sekelas ninja hatorri (baca: mendaki gunung, lewati lembah) dengan banyak penumpang dan barang dagangannya, eh bawaannya (=.="), performa ketiga Daihatsu Terios tersebut diakui tetap oke hingga akhir perjalanan, dan tentunya sampai tujuan dengan selamat. Walaupun sempat terjadi kecelakaan kecil yang menewaskan semak belukar di pinggir jalan akibat ban slip di jalanan becyek.

Ketangguhan Terios dibuktikan dengan pengakuan sahabat petualang bahwa di sepanjang perjalanan, Terios sempat kejeblos lubang jalan beberapa kali, namun tak ada masalah berarti berkat suspensi yang dimilikinya. Akselerasi di tanjakan atau ketika menyalip kendaraan lain, baik yang memakai girboks matik maupun manual, tetap dirasa bertenaga. Ground clearence Terios tinggi, teruji dan tak mudah mentok, dimana Terios sempat menyeberangi sungai kecil tanpa masalah.

Selain bukti ketangguhannya, terdapat beberapa tips bagi pengendara Terios matik untuk mengatasi medan dengan tanjakan. Ketika tanjakan lumayan terjal agar akselerasi tetap terjaga, posisi shifter digeser ke L. Dan begitu sudah agak landai digeser lagi ke 2 , D-3 dan juga D.

Tips berkendara lainnya: jika rem sedikit bermasalah akibat beberapa kali melewati kubangan lumpur dan air yang membuat disc brake basah sehingga pengereman tak seimbang, untuk sementara dapat diakali dengan ‘memanasi rem’. Caranya adalah dengan menjalankan mobil lalu direm bersamaan menginjak gas selama beberapa kali hingga gejala yang dikeluhkan hilang. Namun perlu diingat untuk melakukan service setelah menemukan bengkel terdekat guna didiagnosis secara benar oleh dokternya mobil, a.k.a. mekanik.

Akhirnya petualangan yang memacu adrenalin ini berakhir di Aceh dengan kemampuan Terios yang masih prima. Inilah yang membuat Daihatasu Terios pantas disebut sebagai mobil sahabat petualang.

Everything at Once

Friday, November 23, 2012

The Diary of Koas Nganggur (^.^)v

Its been years since my last post (okay, it’s overrated, actually it’s been 10 months), and yeah I-as usual- use my life as a co-ass as the excuse of it, beside lack of internet connection around my tiny mini lil’ kamar kos of course. :-) 

Btw, terhitung sejak senin kemarin,sebenarnya keboo dan sebagian besar teman-teman seangkatan secara resmi menjadi koas nganggur atau dokter nenggel. =.= Koas nganggur, karena status kami sebenarnya masih koas, tapi sudah menyelesaikan semua siklus pembelajaran. Dokter nenggel, karena kami belon pelantikan dokter-wisuda-UKDI (Ujian Kompetensi Dokter Indonesia)-dan internship. Waahh.. ternyata masih panjang juga perjalanan keboo sebelum akhirnya bisa menjadi dokter. *ngais-ngais tanah*

Kalo orang banyak yang bilang susah masuk ke fakultas kedokteran, well… keluar dari fakultas kedokteran juga berat. Karena salah satu syarat wisuda di universita keboo adalah surat keterangan pernah mem-publish tulisan ilmiah. Yang artinya tiap-tiap mahasiswa yang pengen wisuda harus pernah nerbitin karya tulis ilmiah. Keboo ulang: TIAP-TIAP MAHASISWA! Sedangkan keboo kan bukan penulis yang handal, dan kurang mengerti masalah tulisan berbau ilmiah. ? Gimana nasib gueh?! Masa batal wisuda???!!! Oh, God.. whyyyyyy???? *Guntur bergemuruh* :-P

Sedikit angin segar datang : tulisan yang ingin diterbitkan bisa diambil dari Special Study kami sebelumnya atau tugas paper selama kami koas, karena memang bisa dibilang cukup ilmiah. Dan untuk itu kami perlu meminta sejumlah tanda tangan dan penilaian kelayakan kepada viewer bagian dan pembimbing kami sebelumnya.

“Ah, gampang!! Tinggal ubah format trus minta ttd. Beres!”, batin keboo. Tapi minta ttd dan nilai ini gak semudah kedengarannya. Di beberapa bagian, pembimbing dan viewer benar-benar kritis dan menjunjung tinggi nilai-nilai keilmiahan. Bahkan ada dokter yang meminta kami mengumpulkan referensi yang ada di daftar pustaka untuk mengecek plagiarisme yang mungkin terjadi. Ada pula yang mengusulkan agar bimbingan dimulai dari awal lagi. Hhh… (=.=”)

Dan pembimbing keboo kemarin baru aja email 13 points perbaikan paper yang keboo buat 3 tahun lalu, dan di akhir email sang dokter berpesan: “Sementara itu dulu. Nanti kalo ada lagi saya email lagi. Diperbaiki dulu saja, spy tidak menumpuk.”.  Jadi, setelah ini keboo masih akan menerima saran perbaikan paper,uohhh.. kapan ini semua akan berakhir??? Kemarin juga keboo sudah mengirimkan sejumlah referensi tulisan tadi setelah perjuangan keras menggali lagi folder yang sudah terabaikan sejak 3 tahun lalu. Dan ada referens yang setelah keboo search lagi di prof google ternyata sudah tidak ada. Hiks… *gantung diri di pohon terong*

Well, selain mengurus kelengkapan wisuda, kesibukan keboo untuk mengisi liburan ini adalah….. nothing. Iya, nganggur keras, man!

Selama ini keboo sudah berusaha mengisi waktu senggang dengan packing barang-barang kos yang dibawa pulang berhubung keboo bakal jarang berada di Denpasar. Ditambah dengan merapikan barang-barang yang dibawa pulang. Hasilnya…. Kamar keboo yang di rumah tampak seperti berpenghuni, karena selama ini kamar keboo di rumah tampak jarang tersentuh dan hanya ada sedikit barang, mengingat sebagian besar barang-barang ada di kos. Berikut hasil kerja keboo dibantu ‘sedikit’ sama ibu.


nempelin pita ma strawberry ke babi ini juga merupakan salah satu kegiatan mengisi waktu sangat luang (^^,)v

hasil rapi-rapi kamar


pojokan tempat tidur dijadiin tempat nyimpen separuh buku-buku keboo (^o^) biar keliatan rapi
lemari juga jadi salah satu bagian yg membingungkan untuk dirapikan ("- , -)

Sebenarnya keboo bertekad akan bertransformasi meningkatkan level kerajinan diri yang telah lama jatuh, hehehe… rencananya sih bakal rajin bantu-bantu emak di rumah, ya bersih-bersih, nyuci piring, nyuci baju, nyetrika, masak, dan segala kegiatan kerumahtanggaan yang tidak pernah keboo bantu selama ini. Yaahhh itung-itung belajar jadi ibu rumah tangga yang baik dan benar. Tapi tiap pagi keboo bangun jam 8-9 an, liat dapur, siapa tahu ada cucian, eh uda dibersihin ma emak, liat meja makan udah dimasakin ma emak, liat cucian, eh lupa cara ngoperasiin mesin cucinya. Yah.. lingkungan tidak kondusif untuk transformasi keboo menjadi kebii, eh rajin. Ahahaha… jadilah keboo benar-benar menganggur. =.=

Dan berangkat dari tekad keboo untuk menjadi berguna, ditambah filosofi bahwa we should live our live to the fullest (kalimatnya buruk banget). Jadilah keboo menyusun suatu program pengisi-waktu-liburan. Dimana tiap hari keboo harus memiliki target yang harus dicapai melalui task apapun, seberapa sederhananya task itu. Dan program itu keboo rangkumkan dalan lembaran-lembaran kertas file kosong yang disusun sedemikian rupa hingga menjadi, tadaaaaa:


THE DIARY OF KOAS NGANGGUR
isinya the diary of koas nganggur
Sebenarnya tujuan penyusunan diary aneh ini adalah untuk meningkatkan self-esteem yang mungkin merosot kalau-kalau tiba-tiba sadar bahwa ternyata waktu libur keboo sudah terbuang sia-sia. Jadi diharapkan ketika keboo depresi, merasa tidak berguna, dan berteriak “Gueh ngapain aja liburan ini?! Leyeh-leyeh?!”, keboo bisa membuka lembar demi lembar diary ini dan berkata dengan cool,”Gueh nggak sekadar buang-buang waktu, selama ini gue udah mandi 2kali sehari, nyuci piring, ganti sprey, dll”. Hehe….

Selain itu, setelah keboo bongkar-bongkar agenda tahun 2012 bonus dari sebuah majalah anak perempuan yang diperuntukkan untuk remaja sampai dengan usia 23 tahun. (+.+) --> kalimat jadi panjang gara-gara inget umur gue taon depan uda 24. *nangis*; keboo temuin tulisan tangan keboo yang ternyata sudah merencanakan segudang kegiatan dan target sepanjang menganggur post-koas yang salah satu di antaranya adalah belajar buat UKDI, dan beberapa target lain yang mungkin keboo bakal realisasiin (kalo sempet), hehe… 

Yah akhirnya, dengan berakhirnya postingan ini, keboo berharap bahwa semua masalah syarat wisuda ini lantjar adanja, misi-misi terlaksana dengan baik, lulus UKDI, dan menjadi dokter yang baik. doaken ya kawan-kawan…

PS: ada adik kelas yang mergokin keboo ni adalah keboo, maksudnya saya secara personal adalah si empunya blog ini.. *jadi malu*, siapakah namamu nak? Saya lupa nanya dan lupa banget lhoo… komen atau mention twitter ya… *kakak kelas yang tidak berbakti*

Everything at Once

Wednesday, January 18, 2012

Sunday, January 15, 2012

Diary of Co Ass in 2011

Tulisan ini harusnya keboo posting pas 31 Desember kemarin, tapi yah apa boleh buat, ehehe… kemalasanlah yang membuatnya baru terposting sekarang, selain itu koneksi internet modem pada jelek banget, hiks….
Tahun 2011 bisa dibilang tahunnya keboo menjadi ko ass dan menyelesaikan siklus medic yang terdiri dari lab psikiatri, ikk-ikp, mata, forensik, pediatric (anak), interna (penyakit dalam), dan radiologi. Dan semuanya tepat berakhir tanggal 31 Desember 2011..
Menjadi co ass -atau yang nama kerennya dokter muda- memang tidak mudah. Banyak cerita baik suka maupun duka, baik menyenangkan maupun menjengkelkan. Bahkan sampai suatu titik keboo dan teman-teman sering bergumam “kenapa dulu kite mau jadi dokter yeee?”. Karena sejujurnya kehidupan per-co ass-an kadang terasa seperti hidup sebagai… ya sudahlah…
Keboo pernah sakit hati waktu keboo mendengar petugas RS yang bicara seperti ini tepat di depan keboo yang sedang jaga di sebuah sal.

petugas1 : “aduh, masa aku harus bolak-balik ke lab buat nganter darah lagi sih?!”
petugas2 : “ngapain susah-susah, ada co ass kenapa nggak dimanfaatin? Mereka aja suruh anter ke depan”
Keboo (dalam hati): “lu kira gue babu lu?!”

Sejujurnya kalaupun mereka mau meminta co ass nganter apapun, keboo nggak akan sakit hati malah dengan senang akan membantu asal memintanya dengan sopan, misalnya ditunjukkan dengan nada meminta tolong atau ada kata 'tolong'nya, atau setidaknya meminta dengan tersenyum. Tahu kan, bahasa tubuh yang baik. Tapi yang selama ini keboo rasakan hanya dengan nada tidak ramah, sok nyonya besar kepada pembantunya, tanpa kata ‘tolong’ maupun ‘terima kasih’, bahkan sering tanpa kontak mata.
*****
Pernah keboo waktu di UGD, karena kasian sama pasien(kakek-kakek) yang sedang terkulai lemas, ingin pipis di toilet, namun penunggunya hanya nenek-nenek lemah juga. Pasien ini tidak bisa kencing dengan pisspot, jadi ia benar-benar ingin pipis di toilet. Nenek-nenek pengantar meminta keboo untuk memapah pasien ke toilet, tapi kakek-kakek itu sangat besar, berat, dan tidak stabil bahkanuntuk berdiri sebentar. Keboo yang kurus gini jelas nggak sanggup memapah sendiri, bisa-bisa kami berdua jatuh bersama di toilet. Maka keboo meminta tolong ke seorang petugas bagaimana sebaiknya mengantar pasien ini.

Keboo: “mbok, pasiennya tetep pingin pipis ke pisspot, bla bla bla”
Petugas: “saya mesti ngurus pasien ini, belum ini itu, nananana. Anterin aja sendiri” (dengan nada marah-marah)
Keboo: “mbok kira saya nggak punya kerjaan lain? Saya juga mesti follow up pasien yang ini, belum masang infuse, belum ambil darah!” (nggak kalah garang, abisnya bikin emosi jiwa banget)
Akhirnya mbok-nya melunak…. mungkin dia lagi mens, ihihihi...

Tapi hanya secuil petugas aja yang nyebelinnya kayak gitu, sebagian besar baik-baik kok.. bahkan nggak sedikit yang sering belain atau mengajarkan kami teknik-teknik praktis.
Ini foto-foto keboo dan teman-teman selama per co ass-an di siklus medik…


PSIKIATRI:
Di sini pertama kalinya keboo berhubungan dengan yang namanya orang-orang yang memiliki gangguan jiwa, baik itu depresi, cemas, somatisasi, sampai psikosis. believe me this is one of unforgettable moments, terutama waktu kami ditempatkan di RSJ Bali di Bangli.

IKK-IKP
Di lab ini kami dituntun membuat penelitian seputar masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat. Kami dikirim ke Puskesmas untuk mengetahui bagaimana sistem kerja unit kesehatan ini, dan tentunya merupaka salah satu lab yang juga menambah direktori jalan-jalan keboo, ehehehe... secara keboo ditempatkan di Puskesmas 1 Ubud bersama 2 laki-laki paling kanan.

MATA


FORENSIK
4n6 dipakai co ass untuk menuliskan forensik secara singkat secara tidak resmi. Pasti semua udah tahu ini lab untuk apa. Yep, untuk segala sesuatu tentang jenazah dan kepolisian. Materi pembelajaranpun banyak yang membahas soal undan-undang, termasuk overspell atau perzinahan. di foto pertama menunjukkan 2 orang pucat saat otopsi =.=")

PEDIATRI
Lab ini terkenal berat, tapi karena angkatan keboo masuknya keroyokan (liat aja co ass di foto ini) segala sesuatunya terasa lebih asik.. ^^

INTERNA:
selama 10 minggu dengan personil yang tidak banyak, lab ini sungguh sesuatu banget. ^.^

RADIOLOGI:
Lab ini sering disebut sebagai "dunia hitam-putih" karena kelainan biasanya terlihat akibat penampakannya yang lebih gelap (radiolusen) atau lebih putih (radioopak) dari yang seharusnya, sehingga keboo sering bingung yang mana foto thorax normal yang mana yang enggak, mungkin memang perlu melihat foto lebih sering lagi =.= Lab ini juga mengajarkan keboo untuk melihat sesuatu secara teliti, sangat teliti.

demikian perjalanan co ass keboo bersama teman-teman di siklus medik.
funfact: hampir di setiap akhir lab, kami meraykannya dengan karaoke bersama, ^^

Everything at Once

Sunday, July 17, 2011

Alisku Sayang

Banyak mitos yang beredar di masyarakat seputar alis. Seperti makin tebal alis seseorang, makin banyak rejekinya. Jujur keboo kurang percaya sama mitos macam ini, karena sudah banyak keboo lihat orang-orang beralis tebal namun berpenghasilan kurang. Dan lagi laki-laki kan cenderung beralis tebal, yah paling tidak lebih tebal dari perempuan lah, masa dengan begitu rejeki laki-laki lebih besar dari perempuan?! Ya nggak terima donk! (sok feminist)

Selain itu ada juga mitos yang keboo denger kalo alis seseorang yang hampir menyatu artinya orang itu bisa melihat makhluk-makhluk dari dimensi lain. keboo-pun nggak percaya sama yang ini, soalnya keboo punya temen yang alisnya udah nyatu tapi sama sekali nggak punya kemampuan indera ke-6 tuh.

Dari sekian banyak mitos seputar alis, keboo paling nggak percaya sama yang ini:
Suatu hari, entah hari apa keboo juga udah lupa. Ncenk menatap (duh bahasanya ‘menatap’) keboo dengan seksama, awalnya ge er juga.

Duh akhirnya dia menyadari kecantikankuuu *muntah

Tapi lama-lama kok risih juga, lagian dia natapnya sambil senyum-senyum nahan ketawa, bête deh!

“Kenapa? Ada kotoran di mukaku?”
“Enggak..”
“Trus kok ngeliatin mulu?!”
“Kalo diperhatiin, alismu itu letaknya berjauhan ya? Hahahahaha…”
“EH?! Masa sih?? Trus kenapa mangnya?”
“Iya, orang yang alisnya jauhan kan artinya orang bodoh!”
“Siapa bilang, hah?!”
“Iya, aku simpulin sendiri. Nih coba liat alisku, deket kan?! Itu artinya aku pinter. Lha kamu jauh begitu, hahahahha……”
“Ah enggak jauh kok!” langsung grasa grusu liat cermin.
“Tuh kan, jauh. Hahahaha… dasar emang kamu bodo… hahahaaha…”
“grrrr….. apaan tu?! Teori aneh yang nggak valid! Cewek banyakan yang alisnya jauh tau! Masa artinya semua cewek itu bodoh?!”

Akhirnya teori jarak alis = tingkat kepintaran seseorang masih jadi perdebatan antara prof. keboo dan Ncenk.
******
Btw, bukan itu yang maunya keboo certain tentang alis. Masih inget kan keinginan keboo untuk tampil cantik layaknya perempuan lain?! Nah, dari dulu keboo berkeinginan untuk membentuk alis keboo jadi lebih rapi. Karena selama ini alis keboo tuh berantakan, dengan beberapa rambut yang mencuat dan susah diarahkan. Sebenarnya bentuk dasarnya udah lumayan bagus, cuman banyak anak alis (rambut kecil-kecil) yang tumbuh di bawah alis, ditambah lagi dengan kekurangsimetrisan antara alis kanan dan kiri. Jadi dengan membentuknya keboo harapkan bisa setidaknya merapikan penampilan alis keboo yang penampakannya kayak alisnya shin chan ini.
Dan setelah pengamatan selama 1 tahun terhadap teman-teman keboo, beberapa diantaranya terlihat memiliki alis yang rapi, bebas dari anak alis dengan bentuk yang melengkung indah. Kyaaa,,, keboo jatuh cinta! Keboo pun sempat bertanya bagaimana cara mereka membentuk alisnya dan terutama teknik mencabut alis yang baik dan benar. Ada yang menjawab kalo dia nggak membentuknya tapi hanya mencabuti anak alis. Sedang yang lain mengatakan kalo mereka mendapat bentuk alis seperti itu saat tampil menari Bali atau upacara adat Bali lainnya, dimana ada penata rias yang sudah membentuk alis mereka seperti itu. Jadi, sekarang tinggal mencabut alis yang baru tumbuh saja. Duh enaknyaa.. tapi semua menjawab kalo mereka mencabut begitu saja alisnya.

“Tinggal cabut aja, ve. Tek tek tek gitu…”, rata-rata mereka jawab kayak gini sambil memperagakan gerakan cabut alisnya.
“Tapi kan, sakit…”
“Pertamanya emang sakit, tapi lama-lama nggak sakit kok. Kalo mau, sebelum dicabut ditempelin es biar gak sakit.”

Duh, jadi ragu juga nih mau nyabut alis. Tapi berpaling ke teknologi lain juga berisiko. Keboo pernah tahu teknologi mentato alis yang dulu sempet ngetrend tahun 90-an. Tapi menurut keboo hasilnya terlihat sangat tidak alami, meskipun bentuknya bisa dibuat sesuai keinginan. Pernah juga keboo baca soal menyulam alis, dan walaupun katanya bagus, keboo nggak tertarik karena pasti mahal dan lagipula keboo takut jarum. Hyiiii…. Ada juga orang yang menguris alisnya sampai tipis sekali dan end up terlihat lebih tua dari umur sebenarnya. Maka dari itu keboo memendam keinginan untuk membentuk alis, sampai akhirnya keboo beli buku kecantikan itu, hehehe…

Setelah keboo bolak-balik beberapa halaman bukunya, keboo temukan halaman yang memuat tentang alis dan bentuk alis yang ideal. Selain itu, keboo juga search di internet tentang cara merapikan alis. Tapi tetep keboo masih sangat takut merasakan sakitnya nyabut alis. Makanya keboo langsung cus nyari alat kuris alis, karena menurut keboo nyabutbulu kaki lebih sakit daripada mengurisnya. Setelah keboo coba, ternyata nguris alis tu nggak segampang nguris bulu kaki! Meskipun kurisan udah lewat, tapi nggak ada sehelai alispun yang jatuh, malah sakit yang didapat. Gimana nih? Mana nggak ada orang yang bisa keboo tanya soal cara nguris alis pula! Pada akhirnya keboo harus menyerah dan tunduk pada cara tradisional: mencabutnya satu per satu.

Setelah beberapa bulan mengumpulkan tekad dan keberanian nyabut alis, akhirnya keboo beli pinset alis dan mencobanya. Alamaaaakkk… nyabut alis satu biji tu sakitnya ampe bikin nangis. Hiks… tapi dengan tekad yang luar biasa kecil, keboo berhasil nyabut anak alis. *bangga. Yah walaupun hanya merapikan anak alis dengan yang keboo namakan sebagai teknik cabut serampangan, keboo sudah puas, karena berhasil mengalahkan rasa takut dan menjawab rasa penasaran. Selain itu, alis keboo makin rapi, yay…..

Beberapa hari setelahnya, waktu ketemu Ncenk:
“De, liat deh alisku!!!” ngangkat poni dengan bangga.
“Kenapa?”
“Ada yang berubah nggak?”, harap-harap cemas
“Nggak, masih tetep jauh! Hahaha…”
“….”,ngambek

PS: keboo nggak nguris bulu kaki, serius! ? --> nggak penting
PSS: ini gambar cara menentukan bentuk alis yang bagus, liat garis-garisnya, ngerti kan? yah walopun keboo nggak pake cara ribet ini, tapi buat temen-temen yang ingin mencoba, sapa tau berguna.. :-)

Wednesday, March 16, 2011

talk more do less, hehehe

Setiap perempuan pasti ingin terlihat cantik, tak terkecuali keboo. Keboo suka banget kalo lagi cantik-cantiknya, pasti potoan mulu. Nggak peduli hujan, badai, topan, ga peduli diliatin banyak orang, yang penting wajah cantik terpampang di foto. Hayoo ngaku aja deh wahai perempuan, ada yang nggak suka terlihat cantik?

Keboo tuh cuek banget sama hal kecantikan, tapi teteup, suka kalo keliatan, apalagi dipuji cantik.Tapi keinginan untuk tampil cantiknya keboo ini nggak dibarengin sama usaha: Keboo pingin banget wajah putih mulus kayak putri keraton, tapi males banget kalo disuruh cuci muka; Pengen banget facial sekali-sekali, tapi bingung kalo sudah ada di beauty center tu harus gimana dulu, malu booook..; pengen banget rambut berkilau tapi males banget kalo disuruh ke salon ato maskerin rambut, kondisioner aja nggak make, apalagi masker.

Yak, hal itu terus berlangsung dari jaman muda dulu sampe sekarang. Dan sampe sekarang pula keboo nggak bisa sama yang namanya merawat diri termasuk menghiasinya. Sampe suatu hari yang cerah saat keboo dan kawan-kawan diyudisium, baru 10 hari yang lalu sih.. keboo datang dgn grasa-grusu soalnya belon nyiapin form yang harus diisi dan disetor hari itu juga. Acara yudisiumnya sih biasa aja dan sebentar banget, cuma hal yang buat keboo pengen berlama-lama di kampus adalah PEREMPUAN. Iya, teman perempuan keboo. Kalo diamatin satu per satu mereka tuh rada bedaaaa banget sama biasanya.

Misalnya si A. sehari-hari dulu, dia tuh nggak pernah terlihat make make up,, rambutnya juga seringan dicepol. Orangnya emang cantik sih jadi diapain aja tetep cantik. Nah hari itu dia pake blush on, dan pasti foundation. Rambutnya pun digerai. Cantiknyaaa… Trus si B juga, dia dulunya emang cantik, tapi biasanya hanya bedak yang terlihat, sekarang dia make make up lengkap. Dan tambah cantik. Kalo diomongin bisa sampe si Z putaran ke-3 sudah pake make up hari itu. Sedang keboo? Cuma make pelembap tok di wajah.

Merasa kebanting abisbis, keboo berusaha membesarkan hati di cermin kantin, biasanya keboo kalo lagi nggak pede pasti ngeliat cermin trus voila some spirit came and saved me. Tapi yang terpantul cuma bayangan muka kusut, item, berminyak, rambut berantakan. Hiks… Malah tambah terpuruk.

Jadi inget, selama ini pake bedak aja keboo nggak bisa, apalagi pake set lengkap. Huaaaaaaaa……..Keboo bukannya sewot sih, cuma iri aja… keboo nggak bias dandan begini… jadi pengen deh bisa terlihat cantik kayak mereka *mewek. Kalian (nunjuk perempuan yang lagi baca)tau kan perasaan kayak gini. Merasa umur uda 22 tapi tampang ma gaya masih kayak anak 12 tahun. Maka dari itu keboo mulai mempersiapkan diri. You know, soon after that yudisium things keboo tancap gas ke gramedia dan beli buku how to dandan. Wkwkwkwk…

Tapi seperti nasib buku lainnya, dia sekarang tergeletak tak berdaya, ga pernah dibaca. Ternyata keboo beli itu cuma nyari perasaan aman tanpa mau berusaha belajar dandan, soalnya perlengkapan make up tu mahal banget harganya… *mewek lagi. Ada saran?

PS: please ignore ya, ini hanya curhat perempuan yang tertukar *lho

btw, keboo dapet award nih dari dik rizkimufty, makasi ya...... ;)

Wednesday, February 23, 2011

Kuis Iseng Tak Berhadiah

Ini bisa dibilang bukan postingan keboo sih.. Keboo cuma pingin nyimpen kuis yang dikirimin sama teman, tapi biar nggak tercecer. Jadi, cuma di kandang aja tempat paling ideal nyimpennya..

Mungkin teman-teman udah pernah tau, tapi bagi yang belum tau, kuis tak berhadiah ini lumayan juga lho (untuk bikin temen yang pinter jadi kecele)... cekidot:

ada 4 pertanyaan dan 1 pertanyaan bonus, jawablah semua tanpa banyak pikir. cuma boleh berpikir cuma 1 detik, jawab segera, OK?!

ayo cari tahu seberapa pintar anda! siap? GO!!!

Pertanyaan 1:
Anda ikut berlomba, Anda menyalip orang di posisi No.2. Sekarang posisi Anda No. berapa?



--> Jika Anda menjawab No.1, itu salah besar.Jika Anda menyalip orang No. 2, sekarang Andalah yang ada di posisi No. 2

Pertanyaan 2:
Jika Anda menyalip orang di posisi terakhir, Anda sekarang ada si posisi?



--> Jika Anda menjawab orang ke-2 dari terakhir, anda salah lagi! coba, bagaimana caranya menyalip orang terakhir :p kecuali anda adalah orang No. 1 yang sudah 1 lap lebih cepat dari orang terakhir.

Pertanyaan 3:
Hitung-hitungan yang pelik.
catatan: kerjakan di pikiran Anda saja. Jangan gunakan kertas/alat tulis/ kalkulator!
cobalah:
Ambil seribu dan tambahkan 40 padanya. sekarang tambahkan seribu lagi. Sekarang tambahkan 30. Tambahkan seribu lagi. Sekarang tambahkan 20.sekarang tambahkan seribu. Sekarang tambahkan 10. Berapa totalnya?



--> Apakah hasilnya 5000? Jawaban yang benar adalah 4100!

Pertanyaan 4:
Ayah Mary punya5 anak: 1. Nana, 2. Nini, 3. Nono, 4. Nene. Siapakah anak ke 5?


--> Apa Anda menjawab Nunu? BUKAN! anak ke-5 bernama Mary. Baca lagi pertanyaannya.

Oke, sekarang ronde bonus:
seorang bisu pergi ke toko dan membeli sikat gigi. Dia menirukan orang menggosok gigi, ia berhasil menyampaikan keinginannya kepada penjaga toko dan ia berhasil membeli sikat gigi. berikutnya seorang buta masuk ke toko itu dan ingin membeli kaca mata hitam. bagaimana dia menunjukkan keiginannya?




-->langsung aja ngomong, dia kan nggak bisu :D



Hehe, jujur keboo kecele di pertanyaan no 1, jadi malu....

Saturday, February 19, 2011

Polisi Lalu Lintas (lagi)

Masih ingat pengalaman keboo bersama polisi lalu lintas, kan? Nah, sesuai janji, berikut adalah pengalaman lainnya, bisa dibilang pengalaman yang cukup menegangkan bersama polisi.

Peristiwa ini terjadi kalo nggak salah di tahun 2008, bulan Februari atau Maret, bulan dimana si Mimi (Motor Matic Mio Keboo) disamsat (baca: verifikasi tahunan). Karena di bulan itu keboo akan menghadapi Latihan Khusus (LATSUS) sebagai Calon Anggota (CA), keboo pun tidak bisa pulang untuk menunaikan kewajiban. Alhasil si Bapak yang akan menyamsatkannya untuk keboo, jadi, saat si Bapak ke Denpasar dalam rangka arisan keluarga, diambillah tu STNK Mimi di kos, dan pulang lagi, sehingga si Mimi ke mana-mana nggak pake identitas. Sampai-sampai si Mimi selalu bertanya,”Siapa aku? Apa aku? Ngapain kamu dudukin aku? ”. hehe…

Walaupun begitu, keboo nggak pernah khawatir, pasalnya (ajegile, uda kayak koran aja bahasanya..) selama ini jalur yang ditempuh hanya Waturenggong-kampus-Waturenggong. Itupun biasanya keboo lalui via gang-gang kecil (PS: waktu itu keboo baru aja bisa bawa motor, jadi belon berani ke jalan raya). Selain itu, di Waturenggong dan Sudirman jarang sekali ada razia kendaraan bermotor, jadi yaaa masih aman laaah..

Nah, suatu hari keboo harus pergi ke rumahnya Gek Ima, salah satu teman sekelompok, yang terletak di kawasan Sanglah untuk latihan akapela dan yell kelompok sebagai persiapan LATSUS. Maklum masih CA, jadi masih jadi “objek”, hehe…

Sebelum berangkat, keboo dapet telepon dari seorang kakak kelas, dan keboo bercerita tentang riwayat STNK Mimi.

“Nah looo, dik! Kalo ada polisi gimana??”
“Ah, nggak apa-apa. Jalan Sudirman – Waturenggong kan nggak pernah ada razia!”
“Eh?! Siapa bilang nggak pernah ada?! Kalo tiba-tiba ntar ada, gimana??”

“Kakak ini, jangan nakut-nakutin naaa!!!!”

Dan berangkatlah keboo ke rumah Gek Ima...

Singkat cerita, setelah bibir jontor, mulut kering, dan banjir air liur di sana-sisi akibat ber-lalalala-ria (latihan akapela-red), kamipun pulang. Udah jam 10. Hmm.. agak malem sih, tapi nggak apa-apa, pulangnya toh cuma lewat jalan sudirman. Dengan santai keboo memacu mimi. Siiipp…

Sampai di jalan sudirman, keboo bingung mau lewat gang biasa atau jalan waturenggong.

Karena sudah gelap, gang pasti serem. Lewat waturenggong ahhhh… yep, tinggal belok kiri udah di waturenggong, bentar lagi nyampe kos deh!

Sambil nyanyi lagu “Bau Bau Ketek”-nya Project Pop (lagu yang dipake akapela oleh tim kami), keboo berbelok ke kiri.

Dan di sanalah…. Tepat di belokan....Tiba-tiba seorang Polantas memerintahkan pengendara sepeda motor untuk meminggirkan kendaraannya…
“Ke pinggir mbak, pelan-pelan!”, sambil melambai-lambaikan senjatanya, eh maksudnya stik neonnya.

“Damn! Kenapa mereka nyetopnya di belokan sih?! Kan nggak bisa muter balik jadinya!! Kenapa tadi aku nggak lewat gang aja ya?! Hiks.. sekarang malah harus melewati jalan yang isinya polisi sedang nilang sepanjang 20 meter… kan malah lama aku nyampe kos kalo kayak gini, mana laper lagi!@#$%^&*()-+ “ dumel keboo dalam hati.

“Tapi ya sudahlah, lagian spion, plat kendaraan, dan helm lengkap!”
Setelah melihat 2 buat sepeda motor dan orang dinaikkan ke mobil patroli, baru keboo inget: Sh*t! nggak bawa STNK!! Kyaaaa…. Gimana nih?! Kalo ditangkap bias mati gue! Uda malaaaam! Ikan boboooo... eh?! maksudnya Ortu nun jauh di sana. Kyaaa….

Oke… tenang…

Dengan polos keboo tetap menjalankan motor dengan perlahan di pinggir jalan, sesuai perintah.

5 meter dari petugas tadi, ada petugas lain yang memerintahkan hal yang sama:
“Ke pinggir mbak, jalan pelan-pelan!”

Oke, keboo meminggirkan jalanny si Mimi, tapi tetep jalan..

5 meternya lagi, terjadi hal yang sama, dan lagi, keboo ke pinggir namun si mimi nggak berhenti jalan.

Kenapa keboo masih bisa selamat? Ini karena petugas di sepanjang jalan sedang sibuk merazia motor lainnya, sedangkan petugas – petugas tadi memang hanya bertugas “meminggirkan” sepeda motor. Fyuh… Ada yang sadar keberadaan keboo nggak yah? Tapi, sampai kapan keboo mau melakukan trik ini?! Impossible bisa lolos dengan trik yang sama. Duh..

Lalu sebuah motor tiba-tiba muncul di depan keboo. Seekor laki-laki ber-T-shirt putih yang mengendarainya, sebut saja ia LBTSP. Tampaknya dia baru saja selesai diperiksa. Jadi keboo pun mengekor di belakang si LBTSP.

Sekonyong-konyong di tengah jalan seorang polisi dengan tanda “STOP” di tangan kiri memerintahkan LBTSP untuk meminggirkan motornya memasuki lahan kosong milik pemerintah. Dan ya Tuhaaaaaann… di dalam lahan itu ternyata ada lebih banyak lagi petugas dan sepeda motor yang diperiksa.

Busyet! Rage matilang be jani..(Bali: aku kena tilang dah sekarang!).

Namun apa yang terjadi?! Si LBTSP menolaknya dengan cool:
“Sudah tadi di belakang diperiksanya,Pak.”
“Ohh.. iya silakan lewat..”
Si LBTSP pun berlalu….

Keboo nelangsa… *emot muka syok dengan mulut menganga

Lalu (ting!), AHA!!! Muncul ide brilliant di otak keboo..

Sesuai dugaan si polisi tadi pun memerintahkan hal yang sama terhadap keboo.
“dik, ke pinggir sebentar”
Dan dengan tampang innocent keboo buka kaca penutup helm dan berkata:
“sudah diperiksa tadi di belakang, Pak”

Tik tok tik tok…
keboo menunggu reaksi pak polisi. Owh God, please… semoga polisi itu percaya…
“Oh, iya silahan lewat.”
*backsound: We Are The Champion
Kyaaaa…. Yes yes yes…!!! Makasi Tuhan, makhlukmu yang paling seksi ini selamat dari jeratan mobil patroli…
Nggak lagi-lagi deh keluar nggak bawa surat-surat.

pelajaran: don't try this on the road... Lebih bagus kalo nggak lupa membawa kelengkapan kendaraan bermotor kalo lagi make. trus kalopun akhirnya ketilang, sebaiknya siapin handphone buat minta bantuan. xp

PS: uda lama banget nggak update di sini, hiks...
happy birthday to kebookyut last month...

Monday, October 4, 2010

first time doing this, dozo yorushiku

well sebagai calon ibu rumah tangga yang baik plus wanita karier yang keren, keboo dituntut untuk selalu mengamalkan dasa dharma pramuka, terutama poin yang ke-7:
"Hemat, cermat, dan bersahaja"

jadi kalo ada event diskonan apalagi gratisan, pasti mata keboo jelalatan mulu. Ibaratnya nih, walaupun ada si ganteng Taylor Lautner di kiri, kalo di kanan ada gretongan, ya ke kananlah saya.. hihi..

Nah, setelah selalu mengikuti kuis berhadiah CD original gratis, keboo mulai melirik giveaway yang dibuat ibu-ibu bloggerwati, soalnya blogger cowok jarang banget keboo liat bikin giveaway. Dan salah satu korbannya adalah mbak Fanda. Setelah sukses membuat blog keren tentang tips-tips berfitness-ria, si dara manis berkacamata ini membuat event giveaway berhadiah novel. *kesalahan tata bahasa terletak pada si empunya blog.

Jadi intinya postingan ini tuh: pertama kali ikutan giveaway!
this is the task:Ceritakan kegiatan kamu sehari-hari dalam rangka memelihara kesehatanmu

yep, untuk menjaga kesehatan, keboo biasanya :

1. Mandi diusahakan 2 kali sehari.. gosok gigi juga lho!! *berharap ada yang percaya
2. Cuci tangan sebelum makan dan sesudah Buang air kecil dan besar, tidak lupa pakai sabun.
3. Makan makanan bergizi seimbang kalo masih punya uang, hiks... *ini aja lagi tremor gara-gara telat makan
4. minum air putih secukupnya, juga nggak nahan pipis terlalu lama. * yeah.. say together! "I Love My Kidneys!"
5. Minum vitamin B kompleks kalo udah dimarah sama ibu

6. Tidur saat ngantuk, bangun kalo ngantuk udah ilang --> yang penting kualitas tidur, bukan kuantitas!! katanya tapi tetap jaga irama sirkardian lho, ini juga penting! jadi atur pola tidur dari sekarang, jangan banyak begadang juga..
7. Bersihkan kamar secara reguler.. secara makan, tidur, belajar, di kamar.. Kamar kos is my other home! yeah..
8. jogging 2 kali seminggu kalo lagi nggak males mengitari lapangan renon tercinta, sambil narget cemilan after jog, wkwkwk...
9. berusaha dapet maem buah atau sayur yang cukup..
10. berusaha selalu bersyukur tiap hari, berdoa biar nggak cemas berlebihan.. well, pikiran tenang, badan juga pasti merespon baik.

thats all folks.. eh maksudnya itu semua yang biasa keboo lakuin.. bagaimana mbak Fanda? nggak apa kan ancur gini tulisannya.. tapi ini beneran dari lubuk hati paling dalam.. ^^

saya mau novel yang tentang Prancis Kurus tu... *lupa judulnya.. ^^

akhirnya posting juga

Wah… sudah berabad-abad rasanya setelah tulisan terakhir.. jadi keboo mau minta maaf jarang banget update kabar.. tapi kalo mau tahu aktifitas aku, sms aja, ketik REG spasi KEBOO kirim ke 1234. Dan kamu akan menerima sms langsung dari hapeku… ^^

Maaf juga jarang jalan-jalan ke blog teman-teman sekalian.. entah kenapa saya merasa jenuh dengan diri dan aktifitas yang itu-itu aja: makan, mandi, bobo, bangun, makan lagi, mandi lagi, bobo lagi. Yah begitulah seterusnya... =.=)v

Btw, pelaku pembunuhan yang menghebohkan area kosan sudah tertangkap. Tapi legakah saya? Tidak, saudara-saudara. Sekali lagi, saya BELUM lega! Karena sebelum pelaku tertangkap, ada gosip kalo motif si pelaku adalah dendam. Alasan: masak ada rampok murni yang mbacok korban segitunya. Jadi, ya sedikit lega, karena setahu keboo, keboo belon punya musuh bebuyutan, sehingga ancaman menjadi korban pun rasanya tidak ada. Tapi setelah polisi berhasil menangkap tersangka, ternyata motifnya memang rampok murni!!! Kwang kwang kwang...

Malah makin nggak bisa bobo tenang. Semalem aja udah 4 kali kepupungan.. Tuhan, kenapa dunia makin edan? Hiks...

Btw, sebenarnya 2 bulan ini keboo banyak pengen cerita soal beberapa kegiatan yang keboo lalui.. tapi penyakit malas ini udah mengganas, entah harus dengan kemoterapi apa biar si Malas dalam diri ini hilang.. ada yang punya tips?

Jadi karena kalas tadilah keboo hanya memuat beberapa foto yang bisa merepresentasikan kegiatan itu *ceilah bahasanya...

1. setelah presentasi PMW yang menegangkan itu ternyata hasilnya: kelompok saya lolos!! Yay... tapi berita buruknya, modal yang dikasi dipotong jadi 10 jeti saja, huhuhu... mana janji manismu... memberi angka dua limaaa.. kini engkaupun motooooong dengan pajak penghasilan..
hhh... Tuh, keboo dan kawan-kawan yang masih mahasiswa aja bayar pajak, ayo donk yang udah berpenghasilan, bayar pajak.. tapi petugas pajaknya juga jangan gelapin pajak ya... Hari gini masih gelapin pajak, apa kata dunia?!

2. Materi keboo kuliah sekarang-sekarang ini adalah Critical Care, yang secara gamblang diartikan sebagai mata kuliah gawat bin darurat. Dan salah satu dosen saya mewanti-wanti kalo kami nggak boleh telat dateng kuliah. Bahwa beliau hanya meminta 3 hal dari kami mahasiswa: Disiplin, Mau, dan apa lagi satu ya, lupa.. kayaknya Fokus deh, hehe.. Nah, dari aspek disiplin inilah kami nggak boleh telat dateng kuliah. Kalo telat, disuru berdiri depan kelas sepanjang jam pelajaran sambil menerima saran dan kritik tentang kedisiplinan. Menurut keboo sih bagus juga bagi kami, tapi... saya kan langganan dateng telat semester lalu.. yaaah keboo berusaha biar nggak telat. Rekor telat blok ini hanya 1 kali lho... khukhukhu.. bangga..

3. seminggu lagi ujian... belon belajar... masih malas pula... damn!

4. tadi siang praktek RJP alias Resusitasi Jantung Paru. Itu lho, pompa-pompa dada orang yang henti jantung. Dan keboo sadari kalo ternyata mompa dada tu berat juga.. baru 10 kali mompa, keringat udah membanjiri ketiak, bahu pun jadi pegal linu. Padahal kan standarnya harus bisa mompa 100x/menit.. harus rajin olah raga! Intip tipsnya mbak fanda ahhh...

5. baru keboo tahu ternyata banyak temen di kampus yang punya blog juga.. padahal baru aja merasa paling hebat punya blog walaupun blog ancur macem ini, eh ternyata pupus sudah harapanku *bletak..
Sejauh ini temen yang punya blog yang keboo tahu sih si Ayu Bando 'practice make perfect', Himawari, Dian xoxo, Karta ’sakuma’ Sawenda, dan Shirley O’Slan "Stains in Uniform". Bweeehh.. banyak juga yah.. nah maka dari itu saya merasa malu kalo make nickname ’keboo’.. jadi mulai sekarang saya akan mengurangi penggunaan nama itu.. hikshiks.. sedih rasanya.. tapi sekalian melatih diri jadi dewasa! Yosh! Akan aku buktikan kalo aku bukan anak TK lagi! *lho..

6. Dua bulan yang lalu keboo dan kawan-kawan jalan-jalan ke Amed Karangasem dan snorkeling di sana.. Perjalanannya jauh sih, tapi puas! karena keboo yang nggak bisa renang ini bisa juga ngambang dan bersnorkeling ria di pantai itu! hehe... Beside, ikannya lucu-lucu, trus ada bintang laut ungu keren! Trus sempet hampir tenggelem karena pipa yang di mulut lepas entah ke mana, eh ternyata tenggelam dan untung ada my hero "Ncenk".
Trus beberapa kali keleleb dan minum air laut yang rasanya asin mendekati pahit. Trus sering banget kaki ini nabrak dan kegores karang, jadi renang sambil berdarah-darah deh.. hihihi.. tapi seru!!!
Tidak lupa pertama kalinya makan sate gurita, rasanya kenyal-kenyal gimana gitu.. ^^

Ini beberapa foto yang diambil di... lupa nama tempatnya.. pokoknya di Karangasem ni...




Hhh... sudah dulu ya... masih ada bayak hal menanti di mimpi... hehe.. bye
Related Posts with Thumbnails