Showing posts with label keboo junior. Show all posts
Showing posts with label keboo junior. Show all posts

Wednesday, September 1, 2010

disorientasikah?

Pengalaman soal berbahasa inggris ria saat kelas 4 SD tidak membuat saya jera! Yeah.. sok tahu is the best-lah!

Iya, kedodolan itu berlanjut sampai kelas 1 SMP. Waktu itu adalah kali pertama kelas keboo mendapat pelajaran bahasa inggris sebagai freshman di SMP. Sebagai pengisi pelajaran, tentu saja guru bahasa inggris mengajak kami untuk berkenalan.

”Hello class, good afternoon! May I introduce myself?”, sapa si ibu guru.
“…”, kelas sepi. Hanya beberapa siswa saja yang berbisik menjawab, masih malu-malu-mau rupanya, sedang sebagian besar dari kami melongo dengan muka bego.

“Tadi ibu tanya bolehkah ibu memperkenalkan diri?”
”ooooowwwhhh....”, baru deh secercah sinar ’saya ngerti’ muncul di jidat masing-masing.

”Jadi, kalo ibu boleh memperkenalkan diri, kalian jawabnya,’Yes, you may!’, mengerti?”
”Iyaaaaaa”

”Kita ulang ya.. Hello class, good afternoon! May I introduce myself?”
”Yeeeessss... yu maaayyy”, sahut kelas bersamaan.

Setelah si ibu guru memperkenalkan diri, dia pun mulai menanyai beberapa murid tentang nama dan sebagainya secara acak, tentu saja dalam bahasa inggris.

”You, (sambil nunjuk salah satu murid), What is your name?” todong ibu guru.
“emm… my name is blabiblubleblo”, jawab murid yang ditunjuk.

Setelah beberapa murid berhasil menjawab pertanyaan soal nama mereka, si ibu guru pun mengganti pertanyaan seperti alamat, umur, dan dari SD mana.

“Okay, you! Are you a male or female?”, todong ibu guru ke Gusti, salah satu teman keboo.
“I am a male”, jawabnya lancar.
“Yup, good”

Keboo sebenarnya nggak ngerti apa yang ibu guru tanyakan ke Gusti. Mail? Fimail? Apaan tuh? Keboo belon pernah denger kata seperti itu. Belum sempat keboo bertanya ke teman sebelah keboo, secara tidak sengaja keboo dan ibu guru bertemu pandang dan…

“And then you! Beautiful girl there”, todong ibu guru ke keboo… “Are you a male or female?”
Buju buneng…. Kok pertanyaannya sama kayak tadi sih? Apaan tuh mail sama fimail? Gimana ini???!!!!

”mmmmm....”
”So you are???”, todong ibu guru lagi.

S.O.S!! siapa saja tolong…. Keboo pandangin temen-temen sekitar keboo. Banyak yang bertampang, ”Aku juga nggak tahu”. Beberapa bertampang kosong dan datar. Oh, man?! Why should be me yang ditanyai pertanyaan brekele gini?! Kenapa harus saya?! Kenapa??? (kenapa… kenapa.. kenapa.. *efek bergema biar lebih dramatis)

“mmm… I am….”, keboo ngulur waktu, berharap seseorang membisikkan keboo jawabannya, tapi hening. Tak ada satupun yang membantu… huhuhu…

Oke otak, mari kita bekerja! Kalo tadi si Gusti jawab dia adalah si “male”, jadi keboo adalah….

“MALE! I am a male!”, *gubrakkkkk

Ziiiinnnngggg….

Untuk beberapa saat kelas hening. Tidak ada tanda-tanda jawaban keboo ini salah atau benar.

Keboo pandangi orang-orang di sekitar keboo, beberapa tersenyum geli, yang lainnya menahan ketawa. Oh no!!!!! Apa tadi keboo salah jawab?!

Keboo pandangi ibu guru, beliau pun tersenyum dan sedikit menahan tawa.
”No, you are not a male.. You are a female.. ibu tadi bertanya kamu ini laki-laki atau perempuan. Male itu laki-laki, female itu perempuan. Jadi kamu seharusnya menjawab FEMALE bukan MALE..”.

Hahahahahahahhahahaha…. Baru pecah ketawaan mereka-mereka yang sedari tadi berpura-pura nggak tahu male dan female. Oh damned! Maluuuuu…

Sejak saat itu keboo punya jurus jitu biar nggak ditanyai macem-macem oleh pengajar: menghindari bertatapan langsung dengan guru atau dosen saat mereka nodong pertanyaan. Bisa-bisa kena tunjuk lagi… huhuhu… ^^

Malemnya saya belajar keras…..

Wednesday, August 25, 2010

Bakat Berbahasa-nothing to say

Pernahkah Anda kecolongan karena sok tahu????
Kalo saya pernah. Sering malah! Mungkin karena hobi keboo adalah ber-sok-tahu-ria.

Dan masa-masa SD & SMP adalah puncak gairah sok-tahu keboo. Diasumsikan bahwa masuk dalam ranking 3 besar saat itulah salah satu penyebabnya, hal ini mengakibatkan kegengsian bertambah sehingga malu kalo ketahuan punya wawasan yang sempit, hwehehe. Penyebab lainnya: emang bakat dari orok kayaknya. Duh...

pic from http://timbeck.livejournal.com/559023.html
Ke-sok-tahuan ini terutama dalam bahasa Inggris. Sering menemukan kalimat berbahasa Inggris yang tidak sesuai kaidah di dalam blog ini? Kalo sering baca postingan keboo pasti sering juga nemu. Itu hanya sebagian kecil ke-sotoy-an keboo dalam bidang ini. *banyak salah kok bangga?!

Kembali ke laptop. Keboo heran, anak-anak jaman sekarang pada fasih berbahasa Inggris, bahkan keboo sering liat anak kecil, kayaknya masih TK, lagi ngerengek-rengek minta dibeliin buku cerita bergambar di Gramedia Galeria dalam bahasa Inggris.

Sunday, August 22, 2010

SMP- amazing time

Dari kecil sampe sekarang, keboo dikasi kesempatan penuh untuk menentukan sendiri di mana keboo mau sekolah.

Waktu TK kelas nol besar:
”Anak-anak, kalian mau sekolah SD di mana? Satu-satu ya.. mulai dari kelompok Durian”, ibu guru tiba-tiba nodong.

Di tengah teman-teman yang sudah menentukan pilihannya, tinggallah saya yang bingung mau melanjutkan SD ke mana, karena memang pengetahuan tentang SD apa aja yang ada di kota ini sangat minim. Dan saat tiba giliran keboo, keboo pun terdesak, antara gengsi belon milih SD dan ragu SD-nya bagus atau nggak, keboo pun berteriak sambil berharap pilihan keboo tepat.

”SD Bendul!”

Kenapa akhirnya keboo memilih SD ini, karena menurut keboo lucu nyebutinnya: ’bendul’, lucu kan? Hehe..

Dan ternyata guru TK menyampaikan pilihan-pilihan murid ke orang tuanya masing-masing, sehingga orang tua keboo pun memutuskan untuk mengikuti pilihan asal-asalan keboo.

Thursday, April 1, 2010

Puisi dan keboo

Keboo berpuisi?! Nggak deh!! Bukannya gimana, cuman memang dari dulu, dari SD tepatnya, keboo udah ilfil kalo disuru buat dan deklamasi puisi (kecuali puisi untuk kloset). Adalah BENAR kalo trauma masa kecil bisa membentuk karakter orang di kemudian hari. Atau cuma keboo aja?!

Waktu kelas 5 SD ada lomba puisi dan ibu guru lagi bingung mau ‘ngorbanin’ siapa buat jadi pesertanya. Terpilihlah sekitar 10 orang kan
didat yang kemudian berlatih secara khusus, dan keboo tidak termasuk di dalamnya. Kecewa? Nggak donk! Keboo malah suka ngintipin (baca: cekikikan di luar ruangan) pas mereka latihan. Abisnya lucu aja ngeliat mereka.


Tapi si ibu guru tampak pusing dan tidak puas dengan kesemua murid tadi. Dan melihat kepala keboo dan beberapa teman tersembul dari jendela ruangan, muncul ide gila si ibu guru untuk nyuruh kami ikut latihan. Ajiiiip!!! Keboo langsung tolak mentah-mentah tuh tawaran, lowong sebenernya keboo belon pernah liat orang deklamasi puisi! Jadi mana tahu keboo cara berdeklamasi dengan baik, benar, dan tidak menyesatkan.

Monday, March 8, 2010

Bule + Keboo = Permen + Cokelat

Entah kenapa seorang ibu suka sekali mengulang cerita terus-menerus, termasuk ibunya keboo... atau,,, cuma ibunya keboo aja kali yak, yang kayak gitu?! Soalnya banyak cerita selalu diulangnya. Sampai keboo hafal, jadi setiap ibu cerita hal yang dulu juga pernah diceritain, keboo bilang, ”ibu sudah cerita ini lebih dari 6 kali.”

Dan berikut ini adalah salah satu contoh cerita tentang masa kecil keboo yang sudah sering ibu ceritain, padahal keboo sama sekali nggak inget kecuali bagian keboo dapet permen Pindy.

Sekitar tahun 199x-199z, keboo junior yang sedang nakal-nakalnya (1-3 tahun) mengikuti orang tua yang bertugas untuk kemudian tinggal di sebuah pulau kecil, mungil dan terpencil. Pulau itu hanya dihuni oleh keluarga keboo dan hanya seluas lapangan sepak bola. Pemandangan yang disuguhkan pun sangaaaaat indah. Mulai dari pantai berpasir putih, nyiur melambai, laut biru yang dangkal, dinaungi langit cerah. Kami pun harus menggunakan perahu untuk menempuh jarak yang cukup jauh demi mendapatkan fasilitas umum seperti supermarket, rumah sakit, maupun lapangan olah raga. Namun:

Tuesday, March 2, 2010

Balada Masa Remaja

Masa remaja adalah masa di mana bau ketiak mulai merebak semerbak bau cempedak (cempedak itu apa? Kalo baunya harum, ganti pake bau terasi deh, hehe).. Selain aroma, rambut tipis pun mulai menunjukkan kuncupnya bunga kaleee, kuncup mekar!!, perkecualian bagi mereka yang memiliki genotip ‘tak berbulu’,seperti seseorang.

Kasihan yah? Mereka (si tak berbulu) tidak menikmati masa-masa menggetarkan jiwa dan memacu adrenalin, saat curi-curi pake cukuran kumis punya bapak buat mbabat tuh bulu ketek. Keboo gimana? hehehe... Keboo nggak curi-curi make punya bapak kok. Kasian si bapak kalo lagi nyukur kumis tiba-tiba tercium bau-bauan
anyir bin memabukkan. Jadi, sekalian aja keboo curi tuh pencukur kumis.

gambar dicopet sembarangan dari www.beaut.apa gitu lupa, hehe

Nah.. Saat memasuki kelas 2 SMP, keboo mulai mengenal apa itu bau ketiak dan basket (basah ketiak). Merasa frustasi karena aromanya cukup mengganggu, keboo mencoba menggunakan deodorant. Emang dasar keboo, baru lihat iklan R***** terbaru saat itu, yang bungkusnya biru itu lho, keboo pun termakan bujuk rayunya dan mulai mengumpulkan uang jajan untuk membeli deodorant nomor satu di dunia itu.

Keboo nggak kecewa sama si R*****, karena walaupun keringat masih tetap mengucur deras di ketiak sampe berasa ada banjir, tapi nggak ada bau tidak sedap yang tercium. Hehe.. Lowong keboo ngolesnya berkali-kali, ampe ketek berasa keset set set. PeDe pun bertambah secara signifikan. Ini bukan iklan lho, tapi kenyataan.

*****
Siang itu (waktu keboo kelas 2 SMP), giliran keboo piket dan salah satu tugasnya adalah menjemput guru yang setelah 5 menit dari bel belum muncul juga di kelas, lupa kali ya?! Berangkatlah keboo dan sahabat keboo, Indah, menuju ruang guru. Si guru bilang beliau akan ke kelas 5 menit lagi, jadi kami kembali ke kelas mendahuluinya.

Di jalan menuju kelas, terjadilah percobaan gila oleh prof. Dr. dr. Keboowati Jr, Sp BK. (spesialis bau ketek)

Perhatian: don’t try this at home, school, or market! Ini dilakukan oleh ahli kabur berlisensi seperti keboo…

“Indah, coba deh ciumin telunjukku.”
“Kenapa?”
“Bau nggak ya?”

Indah pun mendekatkan telunjuk keboo ke hidung mungilnya tanpa menaruh curiga sedikitpun.
“Harum, kok.”
“oowhh…”

Namun, tiba-tiba wajahnya menunjukkan kecurigaan dan bertanya, “Eh, itu tadi apa?”
“Ini?”, sambil tetap mengacungkan telunjuk yang tadi dicium si Indah. “Tadi aku olesin ke ketekku, hehehe”, keboo ketawa innocent.

Seketika itu wajahnya si Indah berubah jadi merah, kuning, hijau, lalu biru, nila dan ungu. pelangi kali yak?!. Menunjukkan campuran emosi antara syok, kesel, pengen ketawa, pengen nangis, dan pengen nabokin keboo.
“Vedaaaaaaaaaaaaa”
Kabuuuuuurrrrr…..

*****
sampai akhirnya beberapa waktu lalu keboo sms si indah, ternyata dia udah lupa kejadian memilukan itu, xp




Friday, January 29, 2010

Keboo juga Gadis Bali!!!

Kepada pembaca sekalian, keboo mau bilang kalo keboo ini orang Bali asli! Walaupun zaman Majapahit dulu kata temen-temen leluhur keboo adalah orang Majapahit (mungkin), tapi kalo kita pakai patokan waktu dari Indonesia merdeka, keboo ini berasal dari Bali.
Kenapa keboo bilang gini?

Karena selama ini sudah berapa kali keaslibalian keboo diragukan orang. Ini lataran keboo nggak bisa berbahasa Bali. Yep, karena sejak kecil keboo diajarinnya pakai bahasa Indonesia, tumbuhlah keboo sebagai orang bali tak mengerti bahasa Bali.

Ini dibuktikan dengan jeleknya nilai bahasa Bali keboo sejak SD sampai SMA. Setiap mau ulangan, keboo pasti dapat B4 (Bimbingan Belajar Bahasa Bali) dari ibu, dan selalu dimarah karena salah setiap diberi pertanyaan, padahal itu pertanyaan sudah diulang berkali-kali.

Misalnya waktu tentang bahasa kasar-halus yang ada 4 jenis, bebladbadan atau cecimpedan, dsb kelas 3.

Ibu : “buah kelor madan...”(buah pohon kelor namanya adalah...)
Keboo : “ng..... apa ya...??? nggak tahu, nggak pernah denger..”
Ibu : “ke...” ibu mengharap aku langsung inget jawabannya.
Keboo : ”ke...” ngikutin aja, karena nggak ada ide mau jawab apa.
I : ”len...”
K : ”len...”
I : ”tang...”
K : ”tang... Owh.. Kelentang, bilang kek dari tadi!”

Puak... LKS Bahasa Bali udah membentur keras kepala keboo.

I : ”sekarang: majempong bebek, apa artine?”
K : ”ng...ng... tunggu dulu, diah bisa jawab sendiri!! Aduuuuh, apa y...? hh...hh...”, diem dan berpikir sekitar 30 detik. ”ng... lupa... hehehe”

Puak!!! Lagi-lagi..

I : ”ngambul!!! Tadi kan udah ibu kasih tahu! Jempong bebek itu jambul, jadinya ngambul artinya!”
Setelah satu jam lebih kami hanya berputar pada 4 halaman LKS yang sama, ibu akhirnya menyerah.... keboo pun pasrah...

nih..keliatan kan kalo keboo orang bali..
Esoknya keboo ulangan dan tiba-tiba
Related Posts with Thumbnails