Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

Friday, August 13, 2010

Kasir Ideal

Siapa yang nggak suka diberi senyum ramah dan sapaan sopan? Hmmm.. menurut analisis keboo, hampir semua suka diperlakukan baik, betu betul betul? Keboo juga senang melihat orang tersenyum ke keboo, karena itu artinya keboo diterima. Nah, dari situlah keboo jadi suka menilai kualitas swalayan atau toserba atau supermarket dari sikap kasirnya. Dan sudah pasti keboo lebih suka belanja di tempat yang menurut keboo kasirnya punya senyum yang manis, apalagi kalo ganteng, hehehe.. *ganjennyaaa… ^^

Mungkin kesannya keboo ini customer yang cerewet dan suka komplain kalo nggak dilayani dengan baik , tapi sebenernya keboo nggak kayak gitu kok (kecuali keboo merasa sangat dirugikan). Paling cuma mengkel dalam hati sambil ngomel ke Ncenk. Hehehe.. si ncenk jadi tong sampah omelan, walaupun dia lagi nggak ada di sampingnya keboo, keboo pasti dengan sengaja nelp sambil ngoceh nggak jelas. Dan dia pasti bilang: “Kok aku yang dimarahin?”. Tapi ya sudahlah, daripada keboo pendam dan jadi gila sendiri, mending ngajak-ngajak gilanya. Ada yang mau diajak gila? ^^
*lha kok jadi ngomongin si Ncenk!?

Kembali ke kasir ganteng swalayan! Hihihi...

Saturday, March 20, 2010

Wanted: Inspiration!

Keboo punya teori baru!
Tempat paling inspiratif adalah kamar mandi. Nggak percaya?!

Coba deh renungkan, apa yang Anda pikirkan selama mandi atau pup? Pasti saat itu pikiran akan menerawang ke mana-mana, entah mikirin syair lagu buat nyanyi di kamar mandi, mikirin makan apa semalem ampe mulesnya nggak ketulungan, ataupun menghayal nggak jelas mikirin kapan bisa ketemu keboo nan kyut ini.

Tapi coba saat itu otak dialihkan untuk memikirkan hal lain, misal flash back kejadian yang sudah lewat (masa mau flash back kejadian yang belum terjadi sih?!), merencanakan seharian ini mau ngapain, mengarang sebuah cerita, atau syair puisi. Keboo jamin semua pikiran akan lebih lancar keluarnya. Karena saat mandi, seluruh badan segar dan pikiran pun jadi kena imbasnya. Apalagi pas pup! Kan ketika ‘release’, perut jadi enak banget, langsung plong lah nih otak. Ditambah lagi kalo pup sambil baca buku. Kayak keboo, kebiasaan dari SD kalo pup mesti baca sesuatu, misal sms, komik, majalah, novel, selebaran, sampe buku pelajaran. Sering bawa pensil atau stabilo juga. Xixi... Masih nggak percaya manfaatnya?
Cobain na’e!

perhatian: jangan mencari inspirasi dengan cara seperti tertera di gambar. Anda hanya akan menemukan bau!

Keboo jadi bayangin gimana jadinya kalo puisi dibuat di kamar mandi. Mungkin jadi begini:


Tuesday, February 16, 2010

Take A Celebrity Out Quiz

Pasti tahu dong acara Take A Celebrity Out!! Mungkin juga temen-temen nonton acara ini semalam (15 februari 2010). Acara yang bisa keboo bilang turunan dari Take Me Out ini, menampilkan selebriti single untuk bermain mencari pasangan di sana. Menariknya, para peserta lebih ekspresif sehingga greget acara ini lebih bikin gregetan. Maksudnya komentar-komentar yang dilempar peserta itu bisa bikin ketawa geli atau juga kesal sendiri. (ya nggak?! Keboo aja ampe bilang,”duh, kejamnya..” atau, “Sok cantik banget baru dia cantik! keboo yang sok cantik aja nggak gitu!" hehe..)

Kemarin aja keboo ketawa nggak karuan karena munculnya Ki Daus di sana. Lucu aja liat salah tingkahnya digodain perempuan cantik dan seksi. Hehe.. tapi jangan salah, dia dapet pasangan juga lho… usia tidak menutup jalan jodohmu.. hoho…

gambar dicopet sembarangan dari blog orang, hehe.. maaf..

Tapi kisah Ki Daus bukanlah hal yang pengen keboo bahas di tulisann ini, melainkan mengenai pertanyaan akhir salah satu peserta: Rizal Gibran kepada dua perempuan yang masih menyalakan lampu untuknya. Pertanyaan ini menarik keboo, karena kalimat awal pertanyaannya menyinggung matematika dan ilmiah. Keboo is not a big fan of math and science.

Wah sejak kapan,boo?? Perasaan kamu sukanya ilmu pertanian, persalinan, perkelahian, sampe persantet-susukan. Kok tumben?

Iya dong, kita kan harus memperlebar sayap di kancah persaingan global memperebutkan pasar yang semakin berat apalagi dengan diterimanya perjanjian perdagangan bebas dengan China yang harga produknya murah bukan main walaupun kualitasnya belum pasti tapi sangat laku di Indonesia. Cotto matte kudasai... Hiihaahiiiihaaahhh... nappppash dhulu..

Nah, si bang Rizal ngasi pertanyaan yang kurang-lebihnya mohon dimaafkan seperti ini:

Ada tiga orang yang pengen patungan beli kambing. Mereka tahunya harga kambing adalah 75.000, sehingga mereka patungan masing-masing 25.000. Lalu dimintalah seorang calo untuk pergi ke pasar membelikan mereka kambing. Sampai di pasar, ternyata harga kambing adalah 70.000, sehingga ada sisa sebanyak 5.000 rupiah.
Sekembalinya dari pasar, dibagikanlah uang tadi masing-masing 1.000 kepada ketiga orang itu dan 2.000 masih di kantong calo. Sehingga masing-masing dari mereka menyumbang sebesar 24.000, dan kalo ditotal 72.000 (24ribu x 3). Di lihat selisihnya ada 3.000 (75ribu – 72ribu), sedang yang di kantong calo ada 2.000. Ke manakah yang 3.000 itu??

Serius, awalnya keboo bingung, masa dalam praktek matematika ada korupsinya??
Namun berpegang teguh bahwa matematika sederhana pasti punya penjelasan, keboo berpikir sesaat dan sadar kalo tu uang nggak ada yang hilang sepeserpun! Si calo jujur amat yak?! Kalo keboo mungkin sudah keboo.............. pake bayar parkir tuh uang, Hehe..
Tapi ada hal yang bikin keboo nggak puas. Yep, jawaban bang Rizal mengenai pertanyaan itu ketika ditanya balik oleh Bli Coki keren sekali. Abang Rizal jawab, kalo ilmu pasti tidak bisa menjelaskan segalanya. Pertanyaan itu sebenarnya ditujukan untuk orang yang mengilmupastikan segalanya termasuk Tuhan. Ilmu pasti bisa nggak pasti, yang pasti itu adalah ilmu Tuhan.

Apakah itu bisa dibilang sebuah jawaban untuk pertanyaan tadi?

Oke, keboo setuju, sebagi umat beragama yang percaya Tuhan, keboo juga setuju Tuhan adalah segalanya (bagi keboo). Keboo juga setuju ilmu pasti nggak bisa menjelaskan segalanya. Contoh santet, ilmu gaib, ilmu hitam, susuk, dsb, sains belum bisa menjelaskannya, apalagi Tuhan, ilmu pasti mana yang bisa memberi definisi Tuhan??! Kalo ada udah keboo seruduk! Tapi buat pertanyaan hitungan tadi, apa abang menjawabnya?

Tidak! (kasihan Bli Coki mukanya bingung.. hehe)

gambar dicopet sembaranganlagi.. maaf..


Kalo penasaran sama jawabannya ini dia... Uang itu nggak ada yang hilang, ditilep, apalagi dikorupsi oleh si calo. Memang mereka menyumbang masing-masing 24 ribu sehingga totalnya 72 ribu. Yang 70 ribu buat beli kambing, yang 2 ribu ada di kantongnya si calo. Nah yang 3 ribu kan udah dibagiin ke mereka bertiga. Jadi itu adalah trik mempermainkan otak dengan kata-kata.

Ada lagi nih contoh lain yang bikin sebel karena keboo nggak bisa jawab abisnya Icha (temen SGD) bacanya kecepetan jadinya bingung mau jawab apa (halah banyak alasan! Bilang aja emang kamu oon, Boo).
Kalo nggak salah kayak gini...

Pertanyaan ini telah diberikan kepada 10 orang karyawan dan hanya 2 orang yang bisa menjawab, ke 10 orang mahasiswa dan hanya 4 orang yang bisa menjawab. Ke 10 orang siswa SD dan 8 orang yang bisa menjawab.
Pertanyaanya begini:
Suatu hari Andi pergi bersama ayahnya. Ayah dan Andi pergi mengendarai mobil. Sampai di rel kereta api, mobil ayah mati. Datanglah kereta dari sisi sang ayah. Dan kereta menabrak mobil mereka dengan keras. Sang ayah meninggal di tempat dan Andi dilarikan ke rumah sakit. Sampai di RS dokter pemeriksa datang dan melihat Andi lalu berkata, “Lho, ini kan anak saya!!”
Pertanyaannya : siapakah si dokter itu??


Tuesday, February 2, 2010

Virus Baru: Setanius Corupsicus

Tahu KPK?
Itu lho yang kemaren-kemaren bersitegang dengan polisi sehingga tercipta polemik (artinya apa ya, cuma asal comot kata, hehe): CICAK vs BUAYA.

Yep, Komisi Pemberantas Korupsi.
Denger-denger sih KPK akan masih bertugas sampai seluruh tindak korupsi terberantas dengan tuntastas!

Terus, keboo jadi mikir (perhatian: baca dengan intonasi mbak Fitri Tropika di Missing Lyric): kapankah, korrrrrupsi, akan, tuntas??! JAWABANNYA ADALAH…. Keboo juga nggak tahu, hehe…

Balik lagi, jadi hanya korupsi yang ditindak. Padahal dari dulu kan korupi tergabung dalam sebuah trio yang ketenarannya mengalahkan mbah, eh mbak-mbak trio macan! Trio KKN, alias Korupsi-Kolusi-Nepotisme.

Lalu si kolusi dan nepotisme siapa yang menindak? Atau memang tidak akan ditindak? Atau keboo salah kepanjangan, jangan-jangan KPK=Komisi Pemberantas KKN?

gambar dari: mukhsonrofi.wordpress.com

Keboo mendukung sekali adanya dan kerjanya oom dan tante di KPK. Karena korupsi, apalagi yang sampai merugikan Negara, harus segera diberantas, kalo tidak, nanti semakin banyak manusia Indonesia yang terjangkit virus Setanius Korupsicus dengan gejala korupsi setiap ada kesempatan. Dan mungkin saja penyakit itu nantinya memutasi gen kita sehingga anak-cucu kitapun menjadi mutan Korupsicus yang suka menghisap uang Negara.

Karena menurut penelitian yang dilakukan oeh Prof. Dr. dr. Keboowati Sp.PKKN(K) ? spesialis pengamat KKN konsultan, virus ini tidak saja bisa mereplikasi diri dengan cepat, namun juga memiliki enzim DNA splicing dan ligasi, sehingga virus ini dapat menyisipkan diri di genetika manusia.

Kemudian dengan jumawa ia terduplikasi, tertranskripsi, dan tertranslasi bersama DNA normal lainnya, menghasilkan protein yang dapat memerintah otak manusia untuk melakukan korupsi, menutup mata hati nuraninya, dan menutup telinga dari cemoohan masyarakat akan korupsi yang dilakukannya.

Dan untuk mengatasinya pun, sang profesor telah memformulasikan vaksin yahud yang bisa meningkatkan kekebalan diri terhadap virus tersebut. Yakni yang pertama, semasa kecil anak-anak diberikan pembelajaran bahwa korupsi itu sangat berbahaya, menanamkan padanya bahwa korupsi bisa menghancurkan negara bahkan keluarga. Beri contoh perilaku korupsi dan akibatnya, sampai melakukan simulasi guna memperkuat sistem imunnya. Praktek nyata juga dapat diberikan seperti menerapkan warung kejujuran yang telah dilakukan oleh sejumlah sekolah di Jakarta.

Seperti vaksin lainnya, ada kalanya kekebalan ini akan melemah sehingga diperlukan booster di saat menginjak masa dewasa secara berkala. Booster yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan iman dan rasa takutnya akan hukum karma yang akan diterima bila melakukan korupsi. Ditambah lagi dengan memberikan hukuman sosial seperti pengucilan maupun pemenjaraan seumur hidup.

Penelitian ini telah dimuat di New Indonesian Corruption Journal volume 11 tahun 2010 dengan judul Mutation of the 24th Human Chromosome due to Setanius Korupsicus.
Ckckck… terima kasih penelitiannya bu keboowati.. sungguh sangat LUARRRR BIASA! Ngawurnya…. Namun semoga ini bermanfaat bagi kita.

Tapi beneran lho, sampe di daerah kecil, KKN sangat meraja lela. Menurut tim investigasi yang bertugas di lapangan, untuk menjadi pegawai negeri saja harus membayar jutaan rupiah biar keterima. Menurut desas-desus yang layak dipertimbangkan, untuk menjadi pejabat pun begitu.

Ceritanya di sebuah kerajaan (anggap aja kerajaan kecil), sudah tiba waktunya untuk mengganti kepala kementrian pengabdian masyarakat karena sudah hampir 5 tahun ia bertugas. Dan dari situ ada 4 orang bangsawan yang mengajukan diri sebagai calon menterinya, bahkan salah satunya merupakan orang yang pengabdiannya bisa dibilang belum selama calon lain.

Namun persyaratan yang diminta oleh si raja ternyata bukanlah pengabdian apa yang selama ini telah diberikan kepada kerajaan,prestasi kerja apa saja, ataupun program kerja kreatip-inopatip-tukang intip-makan entip apa yang akan dilakukan bila terpilih. Melainkan : siapakah yang bisa membayar sebanyak 150 keping berlian kepada raja, dialah yang akan diangkat menjadi menteri.

Tertegun keboo mendengar cerita itu. Dan menyedihkannya lagi ada seorang-mungkin lebih dari seorang- yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di departemen pengabdian masyarakat yang telah memberi prestasi yang cukup gemilang dan masa pengabdian yang panjang, ia dimasukkan ke kementrian pun tidak. Padahal dilihat dari semua hal di atas, dia sudah sangat pantas untuk menjabat sebagai pembina, bukan pelaksana lapangan lagi.

Alasannya hanya 2: ia tidak bisa membayar dan tidak mau membayar berkeping-keping berlian hanya untuk naik jabatan, karena memang ia sangat idealis. Tapi keboo pikir, jauh di lubuk hatinya, ia pasti sangat ingin mencetak prestasi sebagai orang yang berhasil masuk kementrian atas apa yang telah diperjuangkannya selama berpuluh tahun masa kerjanya. Ckckckck…

Untuk kasus di atas, Prof. Keboo merasa perlu pengobatan dini kepada tersangka. bisa dengan melucurkan langsung 'dokter' sebagai mata-mata ke daerah-daerah yang berperan menindaklanjuti kasus-kasus serupa. Sehingga pejabat tamak dapat diberantas dan pejabat kerajaan lain dipilih berdasarkan kompetensinya bukan potensi hartanya. Kalau perlu dilakukan pengumuman secara resmi keseluruh dusun bahwa si anu melakukan tindak korupsi sekaligus jumlahnya. Sehingga masyarakat dapat membuka mata lebar-lebar agar tidak memilih pemimpin kerajaan sepertinya.

Jadi siapa lagi yang mau jadi raja tamak, menyakiti banyak hati, merugikan banyak pihak, dan meninggalkan jejak KKN di mana-mana. Mungkin banyak yang bertanya bagaimana orang seperti raja tadi bisa selamat dan hidup bahagia dengan hasil jarahannya? Di manakah hukum karma dan hukuman Tuhan yang dulu kita pelajari di buku-buku SD? I also wonder why. Tapi keboo yakin Tuhan adil banget. Kyaaaa I Love You, God…

Tuhan : “krik…krik.. kapan Aku menciptakan makhluk keboo yang satu ini?”

Sunday, January 31, 2010

Indonesianisasi dan Japanisasi Bahasa, Reviewed by Kebookyut

Banyak kosa kata bahasa Indonesia berasal dari bahasa asing, misalnya lampu yang keboo lansir berasal dari kata’lamp’. Contoh lain ‘globalisasi’ yang berasal dari ‘globalization’, dan banyak ‘-isasi’ lainnya.

Biasanya kata-kata serapan tadi diubah hurufnya sesuai cara baca Indonesia. Namun kadang menurut keboo agak keterlaluan Indonesianisasinya, sampai-sampai nama Negara orang kita buat versi Indonesianya. Misalnya:

Inggris’, padahal nama Negara aslinya England atau UK.
Belanda’, padahal Netherlands atau Dutch
Jepang’, padahal Japan atau Nihon
Perancis’, padahal France
Mesir’, padahal Egypt
Spanyol’, padahal Spain
Yunani’, padahal Greek atau Greece
Myanmar’, padahal Myanmar (eh, sama ya…?!)

Atau mungkin ada alas an tertentu nama versi Indonesianya kayak gitu?!

Kitapun menjadi satu-satunya Negara yang menyebut United Nation sebagai PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Keboo yang lengeh buah (bahasa Bali, artinya menurut keboo adalah bodoh sekali) ini pernah membuat temen sekelompok keboo yang dari luar Indonesia jadi bingung.

Waktu itu pelajaran membahas hal yang menyangkut WHO, dan keboo bilang,”We all have known that dabelyu eich ou (WHO) is a part of PiBiBi (PBB) that taking care of health problem in this world. And…..blablabla….”, dengan PD tingkat tinggi keboo berkata, merasa udah pinter casciscus bahasa asing.

Tapi temen-temen pada bingung. “What is PiBiBi?”, tanya salah satu temen. Dan keboo bilang,”itu lho… ngggg… Persa…”, baru keboo inget, tu kan bahasa Indonesia. Hoalaaaahh… malu aku rek, rek…

Jangan heran dulu, karena tidak hanya Indonesia, Negara lain pun juga menyerap kata-kata asing dan disesuaikan ke dalam bahasanya. Sebagai contoh Jepang, Negara ini menyesuaikan kata-kata asing sesuai suku kata yang dimilikinya. Dan perubahan besar yang akan membuat terkejut pun sering terjadi terutama bila kata asing itu menggunakan huruf ‘L’, karena bahasa Jepang tidak memiliki huruf tersebut. Parahnya bahkan nama orang pun akan diubahnya.

Misalnya dalam sebuah buku pelajaran bahasa Jepang, ada tokoh orang Amerika yang bernama “Mira”. Selama pelajaran bahasa Jepang dulu waktu SMA, keboo merasa aneh kenapa orang Amerika, laki-laki pula, namanya Mira. Setelah berbulan-bulan mendapat pelajaran tersebut, akhirnya guru keboo bilang kalo nama asli si bule Amrik itu adalah Miller. Hoalaaaaaah, tertipu aku!

Yosh, tapi keboo bangga akan kenyataan ini, karena itu berarti kita menjunjung kebudayaan kita dalam berbahasa, menyaring semua budaya asing dan menyesuaikannya dengan budaya sendiri. Sesuai dengan isi PPKN zaman SMP dulu.. hehe…

Daripada sampai becek-becek ni mulut maksa berlogat asing dalam bahasa sehari-hari, ya kan??! (bilang aja kamu nggak bisa bahasa Inggris, Boo)

Monday, January 11, 2010

geser waktu musim hujan

Huhh… akhir-akhir ini awan hujan mulai menyelimuti Bali. Setiap pagi buta sekitar jam 4 gunturnya juga besar banget!

Ini bikin bobonya keboo nggak pol aja, karena keboo takut denger suara guntur, jadi senyenyak-nyenyaknya keboo bobo, kalo udah ada guntur meyambar-nyambar, pasti bangun.

Kayak tadi pagi jam 4 keboo lagi enak-enaknya mimpi ngurusin adek bayi (entah punya sapa) yang ngompol, tiba-tiba,

Saturday, January 9, 2010

Mimpi itu Menghanyutkan

Kata orang mimpi adalah bunganya tidur, jadi buat orang yang bermimpi buruk nggak usah diambil pusing mimpi apa semalem.

Ada juga yang percaya kalo setiap mimpi punya makna dan pertanda tertentu, misanya nih ya, kalo mimpi pup, katanya kita bakal kehilangan barang, terus kalo ada yang ngintip pas pup, artinya orang yang ngintip itulah yang bakal nemuin barang kita yang ilang tu. Hehe.. ini katanya.

Tapi ada nih orang-orang yang lebih intelek, kenapa intelek? Karena

Related Posts with Thumbnails